Apa saja gejala COVID-19?

AR Info Penanya: AR, Pria, 30 Tahun
Saya Pilek to sudah mulai reda..cm pas kamrin pilek parah saya g ada demam..cm batuk karena lendir..sehabis itu hilang..sakarang sya agak demam..anget leher..hidung tersumbat jd kaya sesak nafas..demamnya jarang2 pg hilang mlm anget lg..baru 2 hari..saya blm kmn2 sejak 15 Maret lalu..apa ini ad ciri gejala covid 19..mohon di bantu detailnya dpt demam berapa hari,sesaknya gmn apa sampai kaya di cekik,maaf saya blm paham betul..soalnya mau repid tes tidak tau mau kemana..posisi saya di Bekasi
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, A.

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

COVID-19 merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh virus corona dimana virus tersebut menyerang sistem pernapasan. Penyebaran virus ini sangat cepat. Penularannya dari manusia ke manusia lewat droplet (batuk, bersin, air liur).

Jika seseorang terinfeksi virus ini, maka pada hari ke 2 hingga ke 14 setelah terinfeksi virus akan timbul gejala berupa demam diatas 38 derajat celcius, batuk kering atau berdahak, sakit tenggorokan, flu, dan sesak napas. Yang dimaksud dengan kondisi sesak napas disini adalah jika seseorang sampai tidak bisa melakukan aktivitas lagi akibat rasa sesak di dadanya dan napasnya lebih cepat dari biasanya. Dan perlu diketahui juga apakah orang tersebut habis bepergian dari luar negeri atau tidak, lalu apakah ada kontak dengan pasien COVID-19 atau tidak.

Gejala yang Anda alami ini dan dengan riwayat Anda yang tidak bepergian keluar rumah, maka bukan termasuk gejala COVID-19. Kemungkinan penyebabnya bisa saja karena infeksi virus flu biasa, radang tenggorokan, alergi, dll. Anda tidak perlu khawatir.

Untuk mengatasi gejala Anda ini, Anda bisa melakukan hal berikut ini:

  1. Minum obat guaifenesin, paracetamol yang bisa dibeli di apotek.
  2. Minum vitamin C, B complex, dan zinc.
  3. Makan makanan yang bergizi terutama sayuran dan buah-buahan.
  4. Banyak minum air hangat.
  5. Konsumsi jahe, madu, dan lemon.
  6. Jangan keluar rumah dulu.
  7. Gunakan masker.
  8. Lakukan pola hidup sehat dan bersih: olahraga, rajin cuci tangan, menghentikan rokok jika Anda perokok, dan tidak minum alkohol.
  9. Istirahat yang cukup (tidak begadang).
  10. Tunda dulu berobat ke RS jika tidak gawat darurat.

Jika tidak ada perubahan, saya menyarankan untuk Anda melakukan pemeriksaan ke dokter di klinik terdekat agar dapat diperiksa lebih lanjut dan diterapi dengan tepat.

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Permen pelega tenggorokan biasanya mengandung mentol dan obat antiseptik untuk meringankan tenggorokan gatal

Benarkah Permen Pelega Tenggorokan Ampuh Atasi Batuk?

Saat sakit tenggorokan atau batuk, permen pelega tenggorokan memang bisa membantu mengurangi gejala. Namun karena efeknya hanya sementara, kita cenderung mengonsumsi permen tersebut terus-menerus. Hati-hati efek sampingnya, ya.