Belum menstuasi setelah KB dihentikan, apakah wajar?

PS Info Penanya: PS, Wanita, 23 Tahun
Dok saya sudah berhenti suntik kb 3 bulan Tapi kenapa saya belum mens juga sudah 2bulan belum mens juga? Apakah itu wajar?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang PS,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Suntik KB 3 bulan merupakan salah satu jenis KB yang sering digunakan. KB ini mengandung hormon progestin dalam pembuluh darah. Hormon ini berfungsi untuk menghambat ovulasi sehingga tidak ada sel telur yang keluar dan menebalkan lendir di rahim wanita untuk menghalangi sperma yang akan masuk ketika berhubungan seksual.

Beberapa manfaat KB suntik 3 bulan :

  • Aman digunakan karena tidak ada interaksi dengan obat lain
  • Aman digunakan untuk ibu menyusui
  • Tidak perlu digunakan setiap hari

Beberapa kekurangan KB suntik 3 bulan :

  • Menimbulkan gangguan hormonal seperti jerawat, berat badan berlebih dan menstruasi tidak teratur
  • Meningkatkan resiko osteoporosis
  • Tidak melindungi dari penyakit menular seksual
  • Membutuhkan waktu yang lama untuk kembali ke siklus normal

Berdasarkan keterangan yang Anda berikan, Anda belum terlambat haid hingga 2 bulan setelah menghentikan KB suntik. Hal tersebut bisa saja karena efek dari suntik KB yang Anda lakukan. Rata-rata wanita membutuhkan waktu 6 bulan hingga 1 tahun untuk kembali ke siklus normal.

Untuk membantu Anda kembali ke siklus normal, yang dapat Anda lakukan adalah:

  • Konsumsi makanan bergizi perbanyak sayur dan buah
  • Perbanyak minum air putih minimal 2 liter
  • Olahraga teratur minimal 3-4 kali / minggu
  • Terapkan pola hidup sehat, hindari rokok dan alkohol

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Seks tanpa penetrasi tetap memungkinkan seorang wanita untuk hamil

Mengungkap 10 Mitos dan Fakta Mengenai Seks dan Kehamilan

Mitos dan fakta mengenai seks dan kehamilan mungkin masih jadi misteri bagi banyak orang. Tidak semua anggapan yang kerap Anda dengar itu benar. Anda mesti tahu mana yang termasuk mitos dan mana yang benar-benar fakta, supaya bisa terhindar dari kehamilan yang tidak direncanakan.