17 Jan 2019, 03:54Kandungan

Bedanya Amenore sekunder dan menopause dini

A
Info Penanya: A, Wanita, 20 Tahun
Dear Dokter , Setelah saya menikah haid saya masih tidak lancar dan sekarang tidak haid lagi . Mohon solusinya agar tidak terkena menopause dini. Saya sudah berhenti haid sejak awal tahun 2016 padahal umur saya baru 21 tahun. Pada 2013, saya sempat tidak haid hingga 6 bulan, tapi kemudian haid lagi sangat banyak yang keluar tapi hanya sampi 3 hari, siklus haid saya tidak pernah teratur. Saya coba periksa kata dokter hanya karena hormon dan jika sudah menikah akan normal untuk haid nya. Terima kasih.
38044 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  Tim Dokter Sehatq
(0)
Dear Ibu A,Keluhan yang Ibu alami kemungkinan dikenal dengan istilah amenore sekunder yang artinya berhentinya haid untuk wanita yang sebelumnya pernah mendapat haid, dalam waktu berturut-turut enam bulan untuk wanita dengan siklus haid sebelumnya teratur atau berturut-turut selama 12 bulan untuk wanita dengan silkus haid tidak teratur sebelumnya.Penyebab amenorhe sekunder banyak sekali, beberapa diantaranya adalah :
    • Wanita kurang gizi yang kronik, yang mengalami gangguan pola makan, dan sangat kurus
    • Wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas
    • Wanita dengan aktifitas fisik berat yang ekstrim seperti olahragawan
    • Kecemasan dan stress dalam waktu lama
    • Gangguan kelenjar tiroid
    • Tumor di otak dan tumor di ovarium (sel telur)
    • Konsumsi obat-obatan tertentu seperti antidepresi, antipsikotik, obat kemotherapi dan obat kortikosteroid
    • Gangguan kelenjar endokrin
    • Gangguan bentuk dan fungsi rahim
  Gejala dari amenorhe sekunder adalah :
  • Pernah mengalami haid
  • Tidak mengalami haid selama enam bulan atau lebih
  • Sakit kepala
  • Galaktore, keluarnya air susu padahal tidak sedang menyusui
  • Peningkatan dan turunya berat badan
  • Vagina menjadi kering
  • Adanya gangguan penglihatan seperti mata kabur
Pengobatan dan pencegahan disesuaikan dengan penyebabnya, sehingga diperlukan untuk segera berkonsultasi dan pemeriksaan menyeluruh ke Dokter Kandungan (SpOG). Jenis pemeriksaan yang diperlukan untuk mencaripenyebab sakit antara lain kadar hormon FSH,LH,Prolactin, SH dan TSH. Pemeriksaan lainnya diperlukans eperti Biopsi, genetik, MRI dan CT Scan.Sebaiknya Ibu segera mengunjungi Dokter supaya dapat ditentukan penyebab sakit dan segera diobati. Karena salah satu komplikasi dari amenore sekunder adalah menyebabkan kemandulan.Salam Sehat
kesehatan kandungansiklus haidmenopausegangguan menstruasi
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil