Bayi usia 4 bulan pada lidah ada lingkaran putih dengan tengahnya warna merah, apakah penyebabnya?

T Info Penanya: T, Wanita, 26 Tahun
selamat siang dr. saya tanti . bayi saya umur 4 bulan . di lidah anak saya ada seperti lingkaran kurang lebih 0,5cm . ditengah nya warna merah lidah , dengan pinggiran tegas bulat. disekitarnya warna putih seperti lidah biasa yg belum dibersihkan . kira2 anak saya knp ya dok. dya nyusu seperti biasa dan ga demam . saya baru sadar pas dy umur 1 bulan. tanya ke bidan gpp kata nya . tp saya khawatir . karna dya suka gumoh bening campur sisa susu . mohon bantuan nya . trima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, T

Terima kasih atas pertanyaannya.

Pada lidah bayi anda, ada kelenjar papila sebagai sensor pada lidah. Kelenjar papila ini sama seperti kulit akan berganti dengan kelenjar papila baru bila sudah habis usianya. Kadang-kadang kelenjar papila itu menumpuk sehingga tampak sebagai area putih pada lidah. Biasanya akan hilang sendiri atau dibantu dibersihkan oleh ibu. Sudah ada alat pembersih lidah untuk bayi yang biasa dijual di toko alat bayi. Bekas susu yang mengering bisa juga meninggalkan bekas pada lidah.

Bila hal ini tidak membantu ada kemungkinan gangguan kulitnya akibat jamur seperti sariawan. Sebaiknya konsultasi dengan Dokter Spesialis Anak langganan ibu untuk memastikan penyebabnya. Dokter mungkin akan memberikan obat tetes bila diperlukan. Sementara anak ibu tetap diberikan susunya baik ASI atau formula. Bila anak ibu selesai menyusu jangan lupa dibantu untuk sendawa karena saat minum susu, udara ikut masuk karena bayi banyak bernafas dengan mulut. Gumoh kalau tidak dibantu bisa sampai muntah.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Komplikasi NEC pada bayi sangat berbahaya hingga dapat mengancam jiwa

Bayi Prematur Rentan Alami Komplikasi NEC yang Menyerang Usus

Necrotizing enterocolitis (NEC) adalah kematian jaringan di usus kecil atau besar yang paling sering terjadi pada bayi prematur atau sakit. Penyakit ini bisa menyebabkan infeksi usus pada bayi, bahkan komplikasi yang mengancam jiwa jika tidak segera diatasi.