Bayi 3 bulan keluar merah-merah di pipi, apa penyebab nya?

TS Info Penanya: TS, Wanita, 31 Tahun
Dok mau tnya,anak sya berusia 3 bln keluar merah2 d pi2nya....ktnya dr.spesialis anak alergi protein sapi dan su2nya d gnti su2 formula hipoalergenik.setelah d beri salep sembuh,tp hnya berthan 2hri setlah tu kambuh lge??sya jg sdah menjaga pola makan dngan vegetarian(krna menyusui)tp te2p sja.apa ya penyebabnya dan bagaimana solusinya dok???terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, TS

Terimakasih telah bertanya di SehatQ. Saya akan membantu Anda menjawab pertanyaan Anda. 

Bayi memiliki kulit yang masih tipis dan sensitif dan masih menyesuaikan diri dengan dunia luar. Timbul bercak/bintik merah pada bayi adalah hal yang umum terjadi, dikarenakan kulit yang masih sangat sensitif. Seiring dengan pertumbuhannya, bintik-bintik ini akan hilang. Selain bintik-bintik, bayi juga mudah timbul bercak, kulit juga bisa tampak kering dan bisa terlihat terkelupas.

Alergi susu formula bukanlah satu satunya penyebab ruam merah di pipi. Banyak faktor yang dapat mencetuskan ruam merah di pipi di bayi karena bayi memiliki kulit sensitif tadi. Bisa jadi bayi memiliki alergi terhadap alergen lain seperti karet pada botol susu, deterjen bayi, atau bahan lain. Bisa juga mungkin bayi memiliki penyakit kulit yang dapat menyebabkan ruam merah pada pipi. 

Ruam kemerahan pada pipi dapat disebabkan oleh karena :

  • Ruam air liur.

Bayi sering sekali mengalami ngiler. Air liur yang sering menempel pada pipi, dagu, dan leher bayi yang tidak dibersihkan dengan baik dapat menimbulkan iritasi dan kemerahan pada kulit. Ruam air liur biasanya terlihat rata dan sedikit menonjol, kadang terlihat berbintik-bintik. Ruam ini dapat diatasi dengan selalu mengeringkan air liur yang keluar dari mulut bayi dan mencuci bagian kulit yang mengalami ruam dengan menggunakan air bersih 2x sehari.

  • Miliaria

Miliaria sering ditemukan pada bayi yang tinggal di negara dengan iklim hangat. Miliaria dapat terlihat sebagai bintik-bintik yang berisi air di dalamnya, bintik-bintik berwarna kemerahan, bintik-bintik kemerahan dengan warna keputihan di atasnya, bintik-bintik sewarna kulit.  Miliaria terutama muncul di wajah, kulit kepala, dan area-area lipatan. Tempatkan bayi pada suhu yang lebih sejuk untuk mengurangi keringat, serta memberikan pakaian yang tidak terlalu rapat agar keluhan ini bisa berkurang. 

  • Eczema.

Eczema adalah kemerahan pada kulit yang terasa gatal, sering terlihat pada bagian dada, lengan, kaki, wajah, siku, dan belakang lutut. Eczema disebabkan oleh kondisi kulit yang kering dan sensitif, kadang juga alergi. Pada bayi di bawah 6 bulan, kadang eczema disebabkan karena alergi terhadap susu dan telur.

  • Urtikaria

Urtikaria adalah ruam merah menonjol pada kulit, biasanya disebabkan karena alergi terhadap suatu protein dalam makanan atau minuman. Urtikaria biasanya berlangsung singkat,

Untuk menghindari ruam merah pada bayi, Anda bisa mencoba: 

  • Gunakan deterjen khusus bayi, jangan gunakan pewangi pakaian
  • Pastikan udara sejuk
  • Ganti sprei secara berkala
  • Bersihkan ruangan dari debu
  • Jangan memberikan pakaian berlapis-lapis
  • Saat memandikannya, gosoklah perlahan tidak perlu terlalu keras
  • Gunakan pelembab khusus bayi, Anda bisa berkonsultasi pada dokter mengenai hal ini

Jika ruam semakin banyak, berdarah, disertai demam, malas menyusu, anak tampak lemah atau ada gejala lain segeralah memeriksakan anak Anda ke dokter.

Semoga bermanfaat. 

Salam sehat. 

dr. Sandy

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu penyebab stretch mark pada ibu hamil adalah peningkatan berat badan dan menimbulkan rasa gatal

Kenali Penyebab Stretch Mark Berikut Ini pada Ibu Hamil

Meski tidak berbahaya untuk ibu maupun bayi di dalam kandungan, munculnya stretch mark pada ibu dapat menimbulkan rasa tidak nyaman akibat rasa gatal. Timbunya stretch mark saat hamil dapat disebabkan oleh peningkatan berat badan yang wajar dialami oleh ibu hamil.