Bau Mulut Terasa Tidak Sedap, Apa Penyebabnya?

R Info Penanya: R, Wanita, 26 Tahun
Selamat siang Dokter,Apa penyebab bau mulut tidak sedap yang saya alami? Padahal saya rajin menyikat gigi. Terima kasih bantuannya.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam sehat Bapak R,

Bau mulut atau Halitosis atau “Bad Breath” merupakan suatu penghalang dalam pergaulan, yang dapat diderita semua golongan umur.

Cara sederhana untuk mengetahui apakah kita mengalami Halitosis adalah jilat pergelangan tangan dalam dengan bagian belakang lidah, diamkan beberapa saat sampai air liur kering, kemudian cium, bila menimbulkan bau tidak sedap maka dapat dipastikan kita mengalami Halitosis.

Faktor-faktor yang dapat menimbulkan bau mulut, yaitu :

  1. Kebersihan mulut, gigi, gusi dan lidah yang buruk adalah alasan paling banyak yang menyebabkan bau mulut.
  2. Adanya penyakit pada mulut, gigi, gusi dan lidah.
  3. Konsumsi makanan tertentu seperti bawang merah, bawang putih, jengkol, pete, durian, ikan, dll
  4. Merokok dan minum alkohol.
  5. Tidak sarapan pagi, waktu  6 sampai 8 jam tidur malam secara otomatis produksi air liur akan menurun, maka bila kemudian tidak sarapan menyebabkan mulut tetap kering dan bau.
  6. Kurang konsumsi air putih, sayuran dan buah
  7. Adanya penyakit pada saluran pencernaan, penyakit pada saluran pernafasan, penyakit hati dan penyakit ginjal.

Berdasarkan kondisi yangmenyebabkan bau mulut diatas, maka yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengobati bau mulut dengan menjaga kebersihan mulut, gigi, gusi dan lidah dengan cara :

  1. Gosok gigi 3 kali sehari, waktu selesai makan dan sebelum tidur malam.
  2. Bersihkan lidah, gusi dan pipi bagian dalam dengan sikat gigi atau sikat khusus lidah saat menggosok gigi.
  3. Ganti sikat gigi setiap 3 bulan sekali
  4. Kontrol rutin ke Dokter gigi dan lakukan Pembersihan karang gigi setiap 6 bulan sekali.
  5. Bersihkan sela gigi dengan Benang pembersih gigi (Dental Flosh) setiap selesai menggosok gigi.
  6. Berkumur dengan cairan khusus pembersih, selesai gosok gigi hanya bila diperlukan.   
  7. Untuk gigi berlubang, abses pada gusi, gusi sering berdarah dan bernanah, banyak plak pada gigi dan penyakit lainnya disarankan untuk segera mengunjungi Dokter gigi.
  8. Hindari mengkonsumsi makanan yang menimbulkan bau khas, atau bila terpaksa maka gosok gigi setelah makan.
  9. Hindari merokok dan minum minuman ber-alkohol.
  10. Sarapan pagi, selain baik untuk kesehatan dan aktifitas juga merangsang pembentukan air liur yang baik untuk fungsi pembersihan gigi dan rongga mulut.
  11. Konsumsi air putih rata-rata 2 liter / hari
  12. Banyak makan buah dan sayuran segar.

Bila diakibatkan oleh Penyakit lain, disarankan konsultasi lebih lanjut dengan Dokter Gigi dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam.

Saran  : Minum secangkir teh sehari, baik itu teh hitam ataupun teh hijau dapat mengatasi bau mulut tak sedap. Teh ini mengandung senyawa Polifenol, yaitu antioksidan yang dapat membunuh bakteri di mulut.

Resep Herbal sederhana untuk mengatasi bau mulut :

1. Kayu manis dan madu

Konsumsi satu sendok makan madu dan kayu manis setelah sarapan pagi, dapat membantu menjaga kesegaran mulut seharian penuh.

2. Rempah-rempah seperti cengkeh dan biji adas, bila dikunyah sendiri atau digabungkan setelah makan, dapat membuat napas  kembali segar.

Selain saran – saran diatas, sebaiknya tetap berkomunikasi sewajarnya sehingga sirkulasi udara ke dalam mulut tetap baik, jangan hanya diam.

Rasa percaya diri dapat bertambah bila kita memiliki napas yang bersih dan selalu segar.

Salam Sehat

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Cara mengobati sariawan yang bebas dari rasa perih dan nyeri

7 Cara Mengobati Sariawan dengan Bahan Alami

Meskipun dapat sembuh dengan sendirinya, namun akan lebih baik jika sariawan hilang lebih cepat dan tidak mengganggu kehidupan sehari-hari. Cara mengobati sariawan tidaklah sulit dan dapat dilakukan dengan bahan-bahan alami, misalnya garam, madu, yogurt, minyak kelapa, dan lain sebagainya.