Batuk dan sesak nafas tidak kunjung sembuh apa penyebabnya?

SF Info Penanya: SF, Pria, 24 Tahun
Dok saya mengalami sesak nafas dan batuk kering yg berdahak, tenggorokan rasanya kering setiap saat meski sudah minum dan kadang menarik nafas jadi berat, kadang juga jadi susah menelan tapi kadang2 saja. 3 minggu yg lalu sudah periksa kedokter dan diperiksa rontgen, diberi nebulizer dan obat azitromychin dan abroxol, tapi batuk dan sesak nafasnya masih ada. apa yg harus saya lakukan ?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi SY,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Batuk terus menerus merupakn kondisi tidak normal yang perlu diwaspadai. Batuk lama dan tidak kunjung sembuh meskipun sudah minum obat, bisa menjadi pertanda adanya kemungkinan penyakit.

Dalam medis, batuk terus-menerus yang berlangsung dalam jangka waktu lama yaitu sekitar dua bulan atau lebih pada orang dewasa, dan satu bulan atau lebih pada anak-anak, disebut batuk kronis.

Beberapa penyebab yang dapat menyebabkan batuk dan sesak nafas terus menerus :

  • Asma
    Asma bisa kambuh pada musim tertentu (khususnya musim hujan), setelah menghirup bahan kimia atau wewangian, atau setelah mengalami infeksi saluran pernapasan atas.
  • Infeksi
    Tuberkulosis (TBC), pneumonia, bronkitis, batuk rejan (pertusis)
  • Postnasal drip
    Batuk terus-menerus bisa terjadi akibat adanya dahak berlebih pada hidung atau rongga sinus, yang terkumpul pada bagian belakang tenggorokan.
  • Penyakit asam lambung (GERD)
    GERD terjadi karena asam lambung yang naik ke kerongkongan dan mengiritasi, hingga menyebabkan terjadinya batuk.

Untuk mengatasi batuk dan sesak napas yang berkepanjangan Anda dapat melakukan :

  • Perbanyak asupan cairan terutama minuman hangat. Hal ini dimaksudkan untuk mengencerkan lendir yang mengumpul di tenggorokan. Sup hangat pun bisa menjadi pilihan.
  • Jika Anda penderita asam lambung, disarankan untuk menghindari makanan dan minuman pemicu asam lambung, seperti makanan pedas, asam, kafein dan alkohol.
  • Hindari merokok dan lingkungan perokok, agar asap tidak mengendap di paru-paru.
  • Jaga kelembapan udara untuk membantu melancarkan saluran pernapasan. Jika tidak memungkinkan, mandilah dengan air hangat atau hirup uap air panas.

Jika keluhan batuk dan sesak napas Anda tidak kunjung membaik dan berkepanjangan setelah pengobatan habis sebaiknya konsultasikan lebih lanjut ke dokter spesialis paru untuk penanganan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala maag yang parah harus ditangani dengan obat maag dengan konsultasi dokter.

Sebelum Jadi Parah, Jangan Abaikan Ciri-Ciri Maag Ini

Ciri-ciri maag berupa muntah, mual, rasa sakit di perut bagian atas, kembung, kurangnya nafsu makan, dan cegukan. Mengobati maag harus dengan obat maag dengan diagnosis dokter.