Batuk berdahak dan riwayat TBC putus obat, bagaimana mengatasinya ?

SM Info Penanya: SM, Wanita, 15 Tahun
selamat malam, saya ingin bertanya, saya adalah pasien tbc pd tahun 2015 yang didiagnosa karena benjolan pada leher, tapi saat itu tidak menyelesaikan pengobatan, dan sejak sebelum bulan puasa tahun lalu sampai sekarang saya mengalami batuk berdahak tanpa henti, dan terkadang susah an nyeri dada saat bernafas, saya ingin periksakan ke dokter, tapi was was disaat pandemi seperti ini, apa yang sebaiknya saya lakukan? terimakasih sebelumnya
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, SM.

Batuk adalah upaya tubuh dalam merespon sesuatu yang dapat mengiritasi (iritan) saluran pernapasan atas, tenggorokan hingga paru-paru. Pada beberapa kasus, batuk dapat dipicu oleh penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. PDalam kondisi medis tersebut, saluran pernapasan dapat mengeluarkan cairan berlebih yang pada keadaan normal berfungsi untuk membantu membersihkan saluran pernapasan, mempermudah pernapasan dan mempercepat proses penyembuhan. Keadaan cairan berlebih itulah yang disebut dengan batuk berdahak.

Adapun penyakit pada paru-paru yang dapat menimbulkan gejala batuk berdahak, diantaranya adalah :

  • bronkhitis
  • pneumonia
  • tuberkulosis (TBC)
  • penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)
  • fibrosis kistik
  • asma

Mengenai keluhan Anda, batuk berdahak yang terjadi terus menerus dengan adanya riwayat penyakit TBC putus obat dapat mengakibatkan infeksi bakteri TBC pada Anda bersisa dan menetap atau bahkan menimbulkan komplikasi. Bakteri tersebut dapat menjadi lebih kuat dan resisten terhadap pengobatan sebelumnya sehingga dapat lebih sulit diobati jika tidak segera tertangani. Karena komplikasi TBC pun dapat berakibat fatal, sebaiknya Anda tetap memeriksakan diri. Jika Anda khawatir untuk berobat pada rumah sakit dalam keadaan pandemi saat ini, Anda dapat berobat pada poliklinik khusus TBC yang ada di puskesmas untuk mendapatkan pengobatan intensif khusus penderita TBC putus obat.

Sementara Anda dapat mengonsumsi obat pengencer dahak dan mengonsumsi air rebusan jahe untuk membantu mengencerkan dahak dan mengurangi keluhan nyeri saat bernapas.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ. Salam sehat, dr. Rahmita Dewi
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Madu dapat digunakan untuk mengatasi batuk berdarah

Cara Mengobati Batuk Berdarah Secara Alami, Apakah Ada?

Sebagian besar kasus batuk berdarah hanya bisa diatasi melalui penanganan medis. Obat batuk berdarah juga dapat diobati dengan bahan alami seperti madu, jahe, nanas, dan lainnya.