BAK sering, sudah berobat tapi tidak sembuh sembuh, Kenapa ya?

AZ Info Penanya: AZ, Wanita
Gini dok sayaadao sering kencing terus menerus .di obatin ko gak sembuh sembuh di usg gak ada penyakitnya.di tes urin normal di tes gula normal kata dokter ken ramdhan ahli urologi .radang tapi di kasih obatdi minum gak ada reaksi sama sekali.di usg kandungan gak ada masalah di kasih obat juga ada reaksi sama sekali terus gimana dok di obati ko gk sembuh sembuh terus aku harus gimana q lelah terus menerus bolak,balik ke wc teus kolo di tahan rasabadan saya terasa gemetar.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi AZ.

Terimakasih telah bertanya di SehatQ

Saya akan membantu menjawab pertanyaan Anda. 

Buang air kecil (BAK) yang dianggap normal adalah jika dalam sehari berjumlah 4 – 8 kali atau dalam jumlah air kencing yang dikeluarkan berjumlah 1 – 1,8 liter perhari. BAK yang sering dapat terjadi bila terlalu banyak minum (biasanya melebihi 2 liter perhari). Akan tetapi jika tidak karena hal tersebut, maka dapat dicurigai sebagai penanda adanya masalah kesehatan.

Apabila Anda telah memeriksakan diri ke dokter urologi dan dinyatakan ada peradangan, mungkin itulah penyebab Anda mengalami BAK terus menerus. Perlu Anda ketahui bahwa peradangan di saluran kencing bisa menetap lebih lama karena memang tingkat peradangannya luas, sehingga memerlukan waktu penyembuhan lebih lama apalagi bila ada infeksi di saluran kencing Anda yang menyebabkan peradangan tersebut. Ada baiknya Anda melakukan kontrol ulang kesehatan di dokter urologi yang menangani Anda sebelumnya untuk meng-evaluasi ulang keluhan Anda. Ingatlah tidak ada sesuatu yang istan, jadi Anda harus bersabar dan mengikuti petunjuk dokter apabila masih ada keluhan. Apabila Anda masih khawatir terhadapa keluhan yang Anda alami, Anda juga bisa meminta pendapat dari dokter urologi lain atau second opinion agar Anda lebih jelas dan paham terhadap keluhan yang Anda alami.

Beberapa penyebab Lain yang dapat menyebabkan BAK terus menerus diantaranya adalah :

1. Gangguan hormonal

Penyakit hormonal seperti diabetes insipidus dapat menyebabkan gejala BAK sering terutama di malam hari, sering minum, sering lemas, pusing, dan berat badan turun. Diperlukan pemeriksaan ADH (Anti diuretik Hormon) untuk memastikan apakah Anda menderita penyakit hormonal ini.

2. Gangguan Psikologis

Salah satunya adalah kecemasan berlebihan yang berlangsung lama. Misalnya kekhawatiran tentang keuangan, pekerjaan, sekolah, atau keluarga, tapi tidak dapat menjelaskan penyebabnya secara spesifik (gangguan kecemasan umum). Selain sering buang air kecil, gejala lainnya yaitu jantung berdebar-debar, berkeringat, otot tegang, sulit tidur, lelah, sulit konsentrasi, gemetaran, serta gangguan saluran cerna.

3. Gangguan syaraf

Kerusakan pada saraf yang mengatur fungsi kandung kemih dapat memicu seringnya buang air kecil.

Tips untuk Anda :

  • Ikutilah saran dan pengobatan dari Dokter yang menangani Anda sebelumnya,
  • hindari menahan keinginan BAK,
  • jaga kebersihan organ intim,
  • pakai celana dalam yang longgar dan berbahan katun,
  • minum air putih minimal 2 liter perhari,
  • Kelola stress psikologis

Apabila Anda mengalami kondisi seperti

  • Nyeri hebat pada perut bawah yang menjalar ke pinggang disertai demam tinggi dan muntah muntah
  • BAK nyeri disertai darah pekat

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. 

Semoga bermanfaat. Salam Sehat

dr. Sandy

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Menahan buang air kecil dapat menimbulkan batu di kandung kemih

3 Bahaya Menahan Buang Air Kecil Saat Perjalanan Mudik

Kemacetan saat mudik membuat seseorang menahan buang air kecil untuk waktu yang lama. Padahal, terdapat bahaya menahan buang air kecil saat mudik yaitu dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi kandung kemih.