Bagimana menghilangkan trauma dan perasaang kesepian akibat konflik keluarga ?

RN Info Penanya: RN, Wanita, 2019 Tahun
Dokter saya ingin bertanya dan becerita. Saya punya trauma sama bentakan karena dulu masalah keluarga yang sering timbul dan mendengar bentakan itu hingga ketakutan timbul di diri saya. Sampai sekarang trauma itu masih ada. Dan juga... Karena saya gak punya teman sama sekaki yang bisa di ajak komunikasi, orangtua yang kurang respect, jadi saya merasa sendirian, kesepian dan jadi tidak pandai bersosialisasi, untuk menghilangkan rasa itu saya lampiaskan pada 'sesuatu' yang tidak baik dan itu bisa sedikit menghilangkan perasaan ini. Umur saya bari 17 Dok. Kira-kira ini menjadi penyakit psikis kah? Terus apa nama penyakitnya dan bagimana cara menghilangkan trauma dan perasaan kesepian ini?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, RN.

Gangguan yang anda rasakan bisa termasuk dalam gangguan depresi, gangguan kepribadian atau gangguan stress pasca trauma (post traumatic stress disorder/PTS). Namun dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk menegakkan diagnosis sesuai kriteria masing-masing.

Perlu diketahui setiap manusia akan mengalami hari-hari ketika merasa sedih, kesepian, pesimis seperti yang anda rasakan. Namun hal ini tidak akan berlangsung lama jika keadaanya normal. Namun jika kesedihan, kesepian dan perasaan negatif tersebut menetap sampai mengganggu aktivitas sosial, mengakibatkan minat dan kegembiraan hilang, mudah lelah, konsentrasi dan perhatian berkurang, harga diri dan kepercayaan diri berkurang, merasa bersalah dan tidak berguna, pandangan masa depan yang suram dan pesimistik, tidur terganggu, hingga ada ide bunuh diri maka mungkin saja hal itu mengindikasikan adanya gangguan depresif.

Terkait dengan keluhan anda, sebaiknya berkonsultasi dengan psikiater (dokter spesialis kejiwaan), dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti tanya jawab lebih detail tentang keluhan anda, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, mengisi quesioner, agar dapat dipastikan diagnosis ataupun penyebab dari keluhan anda sehingga dapat ditangani secara tepat. 

Beberapa tips yang dapat dilakukan, antara lain :

  • Olahraga 3 kali dalam seminggu, selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, juga menjaga kesehatan jiwa
  • Lakukan hobi yang anda senangi
  • Selalu berpikir positif
  • Istirahat yang cukup dengan tidur 6-8 jam pada malam hari
  • Konsumsi makanan yang sehat
  • Mendekatkan diri dengan Tuhan

 

Semoga bermanfaat 

Salam sehat

Supiah S.D Sangadji

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Sindrom baby blues bisa dialami ibu setelah menjalani persalinan.

3 Jenis Depresi Ini Berisiko Dialami Orangtua Setelah Kelahiran Anak

Depresi setelah kelahiran anak umum menyerang ayah ataupun ibu. Terdapat beberapa jenis gangguan mental pasca persalinan dan ciri-ciri yang membedakannya.