Bagaimana warna darah haid yang normal?

A Info Penanya: A, Pria, 19 Tahun
Assalamualaikum...Dok.. saya ibu Ratna, usia 34thn,mau bertanya dok...Apakah normal jika setelah haid 3 hari keluar flek cairan yg menyerupai darah tapi tidak spt darah segar dok,Warnanya gelap spt darah haid ketika baru mulai atau ketika mau selesai haid.Apakah itu normal dok...Sebelumnya blm prnh spt ini dok, sebelumnya terima kasih atas jawabannya.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Pagi, A.

Haid atau menstruasi merupakan proses luruhnya dinding rahim karena tidak terjadinya pembuahan. Siklus haid pada umumnya terjadi selama 28 hari dengan panjang masing-masing siklus sekitar tiga hinga tujuh hari pada kebanyakan wanita. Warna darah pada haid dapat bermacam-macam, antara lain:

  1. Merah terang. Warna ini sering terjadi dan merupakan sangat normal.
  2. Merah gelap. Hal ini dikarenakan adanya darah yang lama terkumpul di rahim, atau dapat mengindikasikan bahwa haid akan segera selesai.
  3. Merah muda. Ini mengindikasikan bahwa kadar estrogen dalam tubuh sedang rendah. Faktor yang berpengaruh dapat berupa stres, kelelahan, kurangnya nutrisi dan vitamin, atau penurunan berat badan yang drastis.
  4. Coklat. Hal ini dapat terjadi jika darah sudah lama terkumpul dalam rahim dan siklus tidak teratur. Hal ini merupakan normal.
  5. Jingga. Jika disertai dengan bau yang tidak biasa, maka dapat mengindikasikan adanya infeksi.
  6. Abu-abu. Warna ini mengindikasikan adanya infeksi atau proses keguguran jika Anda sedang hamil.

Warna dan volume darah pada siklus haid dapat dipengaruhi oleh faktor stres, kelelahan, dan nutrisi. Untuk itu, sangat perlu untuk menjaga asupan cairan dan nutrisi serta kebugaran tubuh selama masa haid. Selain warna, tekstur darah saat haid dapat berbeda. Gumpalan dapat keluar saat haid jika rahim mengeluarkan lapisannya. Hal ini aman selama gumpalan yang keluar tidak terlalu besar. Sedangkan darah yang keluar cair atau seperti berair dapat terjadi jika darah baru saja keluar rahim dengan cepat.

Hal yang perlu diwaspadai ialah:

  • Jika siklus haid tidak teratur dan berubah secara drastis.
  • Jika belum haid dalam tiga bulan atau lebih.
  • Jika warna darah berwarna abu-abu.
  • Jika disertai nyeri perut yang hebat.
  • Jika ada perdarahan di antara siklus menstruasi.
  • Jika darah yang keluar lebih banyak dari biasanya lebih dari tujuh hari disertai dengan rasa lemas.

Jika menemui salah satu tanda di atas, maka Anda dapat menemui Dokter Spesialis Obstetri Ginekologi (SPOG) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat.

Salam Sehat.

 

dr. Riani AZ

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Sakit perut saat haid bisa berupa kram hingga nyeri tak tertahankan

Sakit Perut Saat Haid Mengganggu? Kenali Berbagai Penyebabnya

Sakit perut saat haid bisa berupa kram hingga nyeri tak tertahankan. Kenali penyebab nyeri haid Anda dan atasi dengan cara menghilangkan sakit perut saat haid berikut ini.