25 Jun 2020, 16:10Kandungan

Bagaimana prosedur pap smear?

SL
Info Penanya: SL0
Dok, apa betul pap smear dapat mendeteksi adanya kanker leher rahim atau kanker serviks pada seorang wanita? Apa ini memakan waktu yang lama dok?
9460 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Dwiana Ardianti
(0)
Selamat malam, STerima kasih atas pertanyaan Anda.Pap smear adalah sebuah tes yang dilakukan untuk medeteksi adanya kanker pada servix (leher rahim) wanita. Selain itu, papmsear juga dapat digunakan untuk mengetahui adanya suatu perubahan pada sel-sel cervix pada wanita yang memiliki risiko terhadap terjadinya kanker.Wanita yang sudah aktif secara seksual baik yang sudah menikah ataupun yang belum menikah sebaiknya perlu dilakukan pap smear. Karena mempunyai risiko tinggi untuk tertular infeksi dari HPV (humanpapiloma virus).

Pemeriskaan pap smear ditentukan berdasarkan dari kategori:

  • Wanita dengan usia 21 tahun ketas
    • Sebaiknya melakukan pap smear setiap 3 tahun sekali, baik sudah mendapatkan vaksin HPV ataupun belum
  • Wanita dengan usia 21 - 29 tahun 
    • Sebaiknya melakukan pap smear setiap 3 tahun sekali. Tidak perlu melakukan HPV, kecuali bila terdapat hasil abnormal pada pap smear
  • Wanita dengan usia 30 tahun keatas
    • Sebaiknya melakukan pap smear 5 tahun sekali bersamaan dengan tes HPV hingga berusia 65 tahun. Dan bisa dilakukan rutin selama semuanya memiliki hasil yang normal
  • Wanita dengan usia diatas 65 tahun
    • Bila sudah pernah menjalani pap smear selama 10 tahun terkahir dengan hasil normal, bisa tidak melakukan pap smear lagi (tidak perlu dilakukan pap smear)
  • Wanita yang sudah pernah terdeteksi adanya sel kanker
    • Sebaiknya dilakukan pap semar selaam minimal 20 tahun sejak didteksi pertama kali dan terus dilakukan walaupun sudah berusia 65 tahun
  • Wanita dengan riwayat operasi histerektomi total
    • Tidak perlu melakukan pap semar
  • Wanita dengan sistem imun yang lemah
Adapun prosedur pap smear adalah dengan melakukan pemeriksaan pada organ kewanitaan oleh dokter, dokter biasanya akan memasukkan spekulum kedalam vagina dengan tujuan untuk melihat cervix (leher rahim). Kemudian dokter akan melakukan swab khusus dengan tujuan mengambil jaringan cervix. kemudian dilakukan pemeriksaan dari swab tersebut.Bila terdapat keluhan terkait organ reproduksi wanita, segera periksakan diri Anda ke dokter spesialis kandungan terdekat.Semoga bermanfaat. Salam sehat, dr. Dian
kesehatan organ intimkanker servikshpv
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil