Bagaimana pengobatan diare?

HM Info Penanya: HM, Pria, 19 Tahun
obat diare dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, HM.

Diare adalah peningkatan pengeluaran tinja dengan konsistensi lebih lunak atau lebih cair dari biasanya, dan terjadi paling sedikit 3 kali dalam 24 jam.

Penyebab diare :
Menurut World Gastroenterology Organization global guidelines 2005, etiologi diare akut dibagi atas empat penyebab:
1. Bakteri : Shigella, Salmonella, E. Coli, Gol. Vibrio, Bacillus cereus, Clostridium perfringens, Stafilokokus aureus, Campylobacter aeromonas
2. Virus : Rotavirus, Adenovirus, Norwalk virus, Coronavirus, Astrovirus
3. Parasit : Protozoa, Entamoeba histolytica, Giardia lamblia, Balantidium coli, Trichuris trichiura, Cryptosporidium parvum, Strongyloides stercoralis
4. Non infeksi : malabsorpsi, keracunan makanan, alergi, gangguan motilitas,
imunodefisiensi, kesulitan makan, dll.

Untuk menentukan penyebab diare, perlu anamnesis (tanya-jawab) lebih detail, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, sehingga penanganan yang di berikan sesuai penyebabnya.

Prinsip tatalaksana diare yaitu
1. Rehidrasi menggunakan Oralit, jus buah, atau cairan lewat infus, tergantung ada tidaknya tanda dehidrasi dan derajat dehidrasinya
2. Pada anak dapat diberikan zinc yang diberikan selama 10 hari berturut-turut
3. Pada anak teruskan pemberian ASI dan Makanan
4. Antibiotik Selektif (sesuai indikasi)
5. Pada orang dewasa dapat di berikan obat untuk menghentikan mencretnya, namun di lihat ada tidaknya kontraindikasi pemberian obat tersebut.

Sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Selengkapnya tentang diare, dapat di lihat pada artikel ini.

 

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Reaksi tubuh atas alergi laktosa terjadi hanya selang beberapa jam setelah mengonsumsi produk olahan susu

Kenali Tanda dan Gejala Alergi Laktosa

Jika Anda mengalami nyeri perut setelah mengonsumsi produk olahan susu, kemungkinan besar Anda mengalami alergi laktosa. Kenali gejala dan tanda alergi laktosa untuk membedakan dengan penyakit pencernaan lainnya.