Bagaimana penggunaan toilet umum yang aman?

L Info Penanya: L, Wanita, 33 Tahun
Hai dok, saat kepepet seperti di mall atau di kantor pasti kita kan harus menggunakan toilet umum, nah sebenarnya itu higienis nggak sih dok? Gimana caranya supaya kita nggak gampang sakit meski sering pakai toilet umum?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi L,

Toilet umum adalah fasilitas kamar kecil yang dipakai secara bergantian di tempat umum. Dan toilet umum ini sangat berguna keberadaannya ketika Anda sedang beraktivitas di luar rumah, karena Anda tidak mungkin menahan kencing seharian.

Namun karena fasilitas ini dipakai secara bergantian dengan orang lain, tentunya ada risiko tidak bersih dan bisa terinfeksi suatu penyakit. Karena fasilitas ini bisa dipakai oleh siapa saja.

Tips menggunakan toilet umum:

  • Bersihkan dudukan toilet menggunakan tissue dan alkohol.
  • Lebih baik bila Anda menggunakan WC jongkok dibanding dengan WC duduk.
  • Segera cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama 20 detik setelah selesai dari WC.
  • Keringkan tangan menggunakan tissue atau mesin pengering, dan tutup kran menggunakan tissue tersebut.

Tangan merupakan bagian yang digunakan untuk menyentuh berbagai macam benda dan bisa saja menyentuh bagian-bagian tubuh yang lain, sehingga sering mencuci tangan sangatlah diperlukan. Terutama wajib mencuci tangan sebelum dan sesudah makan dan hindari menyentuh area wajah.

Selain membiasakan diri mencuci tangan, juga perlu makan sayur dan buah, banyak minum air putih, olahraga serta tidur yang teratur untuk menjaga daya tahan tubuh Anda.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ada banyak fakta dan mitos mengenai penis dan ereksi keras

7 Fakta dan Mitos Ereksi Keras dan Penis yang Mencengangkan

Ada banyak mitos dan fakta terkait penis dan ereksi keras yang beredar di masyarakat. Beberapa fakta seperti sejak bayi, laki-laki dapat mengalami ereksi bahkan sejak janin namun hal tersebut disebabkan karena adanya respons alamiah tubuh bukan stimulus seksual.