Bagaimana penanganan mimisan dan hipotensi ?

HH Info Penanya: HH, Pria, 19 Tahun
saya 2 hari kemarin mimisan terus disertai pusing dan tekanan darah rendah,lalu apa yang bisa lakukan dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, HH.

Mimisan atau epistaxis merupakan perdarahan spontan dari dalam hidung. Berdasarkan atas daerah asal perdarahan epistaksis dibagi atas dua kategori, yaitu epistaksis anterior dan posterior. Diagnosis dan penanganan epistaksis bergantung pada lokasi dan penyebab perdarahan.

Kebanyakan kasus epistaksis (80%-90%) merupakan idiopatik (tidak diketahui penyebabnya).
Penyebab epistaksis dapat berupa penyebab local maupun sistemik. Penyebab lokal termasuk epistaksis idiopatik, trauma (patah tulang hidung, mengorek hidung terlalu keras), inflamasi, neoplasia/tumor, vaskular, iatrogenik, kelainan struktural, dan obat-obatan seperti semprot hidung, benda asing di hidung. Penyebab sistemik berupa kelainan hematologi (hemofilia, leukemia), lingkungan (temperatur, kelembaban dan ketinggian), obat-obatan (contoh antikoagulan), gagal organ (uremia dan gagal hati), serta penyebab lain misalnya hipertensi.

Pertolongan pertama saat mimisan:
-Posisikan kepala agak menunduk, untuk menghindari tersedak.
-Memencet hidung bagian depan selama 10-15 menit, selama pemencetan bernapas lewat mulut, bisa di ulang. Jika tidak berhenti sebaiknya kunjungi dokter.

Sementara tekanan darah rendah/Hipotensi adalah kondisi dimana tekanan darah (rasio tekanan sistolik dan tekanan diastolik) didapatkan lebih rendah dari nilai normal yang umum ditemukan pada individu normal, yang pada pengukuran tekanan darah kurang atau sama dengan 90/60 mmHg.

Hipotensi dapat menyebabkan gejala pusing, konsentrasi menurun, sempoyongan, penglihatan buram, lemas, mudah lelah, kulit terasa dingin ataupun pingsan. Jika tekanan darah terlampau rendah, aliran darah ke jantung, otak, dan organ vital lainnya tidak cukup.

Penyebab tekanan darah rendah antara lain hipotensi ortostatik. Penyebab hipotensi ortostatik meliputi: penyakit sistem saraf (seperti neuropati), istirahat di tempat tidur dalam waktu yang lama , irama jantung yang tidak teratur, penyakit kencing manis (kerusakan saraf mengganggu refleks yang mengontrol tekanan darah).

Penyebab tekanan darah rendah lainnya adalah dehidrasi (kekurangan cairan), gagal jantung, serangan jantung, gangguan irama jantung, psikis (stres emosional, takut, rasa tidak aman/nyeri), anafilaksis (reaksi alergi yang mengancam jiwa), donor darah, perdarahan, kehamilan, etherosklerosis (pengerasan dinding arteri), sepsis, penyakit tiroid, dan obat-obatan (beta bloker, nitrogliserin, diuretik, antidepresan).

Beberapa tips sementara yang dapat dilakukan :
• Perbanyak minum untuk mencegah dehidrasi
• Bergerak perlahan saat perubahan posisi dari duduk ke berdiri, atau dari berbaring ke berdiri
• Makan porsi sedikit tapi sering
• Jangan berdiri terlalu lama
• Jangan minum minuman berkafein pada malam hari
• Hindari konsumsi alkohol secara berlebihan
• Konsumsi buah-buahan dan sayuran
• Istirahat yang cukup dengan tidur 6-8 jam pada malam hari

Pengobatan mimisan dan hipotensi tergantung penyebabnya, hipotensi tidak bisa sembuh jika tidak di ketahui penyebab yang mendasarinya. Mengingat banyak kondisi yang menyebabkan mimisan dan tekanan darah rendah, sebaiknya periksakan diri anda ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut agar dapat di ketahui penyebab dari keluhan anda, sehingga terapi yang di berikan tepat.

 

Semoga bermanfaat

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Sesak napas mendadak dapat terjadi karena beberapa penyebab

Ketahui, 7 Hal Ini Ternyata Jadi Penyebab Sesak Napas secara Tiba-tiba!

Sesak napas atau dispnea dapat terjadi ketika paru-paru tidak mendapat udara yang cukup. Terkadang sesak napas datang secara mendadak. Penyebabnya adalah asma, emboli paru, pneumonia, hingga gagal jantung.