Bagaimana mengobati gangguan depresi mayor ?

VA Info Penanya: VA, Wanita, 19 Tahun
Dokter, saya ingin bertanya. Apa yang harus saya lakukan saat mendapat diagnosis awal mengidap depresi mayor, tapi pengobatan tidak saya lanjutkan karena terkendala biaya obat pada saat itu. Kemudian, saya menyimpan masalah ini sendiri, tidak memberitahu keluarga terutama orangtua saya. Sebenarnya, itu juga baru pengobatan pertama saya. Dan, sekarang juga saya mulai melukai diri saya, seperti menyiletkan lengan ketika ada masalah yang memicu depresi ini lagi, bahkan rasanya hampir setiap waktu kambuh. Saya benar-benar lelah. Tak tahu lagi harus bertindak bagaimana, ketika ingin memberitahukan kepada keluarga tapi tak pernah punya momen yang tepat.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, VE.

Setiap manusia pernah mengalami hari-hari ketika merasa sedih, kesepian, dan berada dalam mood yang jelek dari waktu ke waktu. Hal ini tidak akan berlangsung lama jika keadaanya normal, dan akan ceria lagi pada lain kesempatan. Ketika seseorang tampak sedih tidak bisa kita artikan sebagai gejala depresi, namun jika kesedihan dan perasaan negatif tersebut menetap atau jika timbul perilaku yang mengganggu aktivitas sosial, kadang merasa hidup tidak berguna sama sekali maka mungkin saja hal itu mengindikasikan gangguan depresif. Depresi merupakan penyakit mental yang serius.

Gejala depresi :
  Gejala utama (pada derajat ringan, sedang, dan berat)
- Mood depresif (sedih, murung)
- Kehilangan minat dan kegembiraan
- Mudah lelah
  Gejala lainnya
- Konsentrasi dan perhatian berkurang
- Harga diri dan kepercayaan diri berkurang
- Gagasan tentang rasa bersalah dan tidak berguna
- Pandangan masa depan yang suram dan pesimistik
- Gangguan tidur
- Napsu makan berkurang
- Ide bunuh diri

Saat diagnosis gangguan depresi mayor sudah ditegakkan, pengobatannya :
1. Obat-obatan anti depresan
2. Pskoterapi

  Di kenal juga dengan terapi psikologis dimana membicarakan tentang kondisi dan masalah yang di alami. Psikoterapi dapat membantu : mengganti pikiran negatif dengan pikiran positif, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, mencari jalan terbaik untuk menghadapi masalah dan bagaimana cara mengatasinya, meningkatkan rasa percaya diri, memulihkan rasa kepuasan atau kontrol dalam kehidupan diri sendiri.


3. Perubahan gaya

  Dapat memperbaiki gejala depresi dengan cara mengkonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega 3 seperti salmon, kaya vitamin B seperti kacang-kacanga seperti buncis, kedelai, dan  gandum. Makanan yang mengandung magnesium seperti yogurt, kacang-kacangan, Jangan minum alkohol, olahraga teratur, tidur yang cukup 6-8 jam sehari pada malam hari.

Jika sudah mempunyai pikiran menyakiti diri sendiri seperti keluhan anda sebaiknya dirawat di rumah sakit selama pengobatan.

Merupakan suatu hal yang sangat baik jika anda menyadari tentang kondisi anda dan mau melakukan pengobatan untuk sembuh. Dukungan keluarga dan teman sangat membantu dalam pengobatan, sebaiknya anda segera komunikasikan dengan kedua orang tua, jangan menunggu waktu yang tepat. Hampiri salah satu atau kedua orang tua anda, bersandarlah atau memeluk mereka sambil menceritakan apa yang anda alami. Sehingga bersama-sama dapat mencari jalan terbaik untuk pengobatan anda. Segeralah ke dokter spesialis kejiwaan untuk mendapat penanganan yang tepat. Anda juga bisa mencari bantuan pada komunitas-komunitas yang peduli tentang kesehatan mental, bisa anda liat di media sosial. Tetap semangat, jangan merasa malu dan sungkan untuk mencari bantuan. 

Semoga bermanfaat

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Dengan berkumpul bersama teman-teman dekat, Anda bisa menghindari post-holiday blues.

Post-Holiday Blues Saat Liburan Selesai, Begini Cara Mengatasinya

Post-holiday blues rentan dirasakan orang-orang setelah berlibur. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini. Salah satu cara mengatasinya adalah melakukan me time.