Bagaimana mengatasi insomnia ?

CR Info Penanya: CR, Pria, 19 Tahun
Cara mengatasi mata gak mau tidur tapi kepala pusing karna belum tidur
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, CR.

Insomnia merupakan keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan untuk memulai tidur, kesulitan untuk mempertahankan tidur, daan rasa tidak puas dengan tidurnya.

Faktor-faktor penyebab insomnia yaitu:
1) Stres, stres akibat pekerjaan, sekolah, atau keluarga dapat membuat pikiran menjadi aktif dimalam hari.
2) Kecemasan dan depresi, hal ini disebabkan karena terjadi ketidakseimbangan kimia dalam otak atau kekhawatiran yang menyertai depresi.
3) Obat-obatan, beberapa resep obat dapat mempengaruhi proses tidur, termasuk beberapa antidepresan, obat jantung dan tekanan darah, obat alergi, stimulan, dan kortikosteroid.
4) Kafein, nikotin, dan alkohol.
5) Kondisi medis, gejala nyeri kronis, kesulitan bernapas dan kondisi medis lainnya dapat menyebabkan insomnia karena menimbulkan rasa tidak nyaman

Penatalaksanaan pada orang yang mengalami insomnia sebagai berikut :

  1. Kontrol stimulus Yaitu dengan cara membuat lingkungan yang nyaman agar merasa tenang sehingga dapat memudahkan kita untuk tertidur.
  2. Terapi kognitif, terapi ini dilakukan dengan cara berlatih untuk menciptakan pikiran yang positif dan yakin untuk bisa tertidur.
  3. Pembatasan tidur, menghindari waktu tidur yang berlebihan disiang hari, sehingga dapat memulai tidur dengan mudah dimalam hari.
  4. Latihan relaksasi jangka pendek sebelum tidur seperti meditasi dan nafas dalam dapat membantu untuk meningkatkan kualitas tidur.
  5. Relaksasi mental yang dilakukan dengan cara yoga juga dapat membantu, hal tersebut dikarenakan relaksasi dapat menenangkan pikiran sehingga tubuh akan lebih tenang dan mudah untuk tidur.
  6. Aromaterapi, aromaterapi lavender dapat mengatasin insomnia. Terapi non farmakologi ini membantu lansia untuk menenangkan diri dan mengolah stressor yang menyebabkan insomnia. Aroma minyak lavender yang terhirup akan merangsang otak sehingga memberikan relaksasi fisik, sehingga terapi ini dapat digunakan untuk menurunkan tingkat insomnia.
  7. Mandi dengan air hangat dapat mengurangi kejadian insomnia pada lansia. Air hangat merupakan salah satu media yang dapat memperlancar sirkulasi darah dan pernafasan karena efek hidrostatik dan hidrodinamik. Selain itu air hangat memiliki dampak fisiologis bagi tubuh yang dapat menghilangkan rasa nyeri, menenangkan jiwa, dan merelaksasikan tubuh.
  8. Mengkonsumsi makanan yang mengandung triptofan. Triptofan merupakan asam amino yang dapat menghasilkan serotonin, yaitu neurotransmiter yang dapat menibulkan perasaan mengantuk. Asam amino tersebut dapat diperoleh dengan mengkonsumsi makanan seperti kalkun, ikan tuna, pisang, kurma, kacang-kacangan, yoghurt dan susu.

Selengkapnya tentang insomnia, dapat anda simak pada artikel berikut.

 

Semoga bermanfaat

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penderita narkolepsi biasanya tidur dalam durasi yang berlebihan sehingga sulit membedakan mimpi dan kenyataan

Narkolepsi, Ketika Tidur dan Terjaga Sulit Dibedakan

Narkolepsi adalah kondisi ketika seseorang sulit membedakan saat tidur dan terjaga. Parahnya lagi, penderitanya kerap tak bisa menahan kantuk saat beraktivitas.