Bagaimana jika terlambat untuk imunisasi polio saat anak usia 2 bulan, anak saat ini berusia 3 bulan

IN Info Penanya: IN, Pria, 25 Tahun
Halo dok.. saya terlambat untuk imunisasi polio anak yg ke 2 bln dan sekarang anak saya berusia 3 bln. Bagaimana dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Malam, IN

Terimakasih atas pertanyaannya,

Imunisasi atau vaksin polio adalah imunisasi untuk mencegah penyakit poliomyelitis yang disebabkan oleh virus polio tipe 1, 2, dan 3. Terdapat dua jenis vaksin, yaitu vaksin oral dan vaksin suntik. Pertama kali diberikan sebagai imunisasi dasar, dan selanjutnya sebagai ulangan/booster. Berikut jadwal imunisasi polio,

  • Imunisasi dasar : Bayi (Suntik: usia 2,4, dan 6-18 bulan atau paling cepat dapat diberikan pada bayi usia 6 minggu, Oral: 6-12 minggu, 8 minggu selahnya, dan usia 6 bulan, paling telat usia 18 bulan)
  • Imunisasi booster : Anak-anak (Suntik: 4-6 tahun, Oral: tidak perlu diberikan jika anak telah mendapat imunisasi dasar ketiga saat ulang tahun ke-4)

Adapun jadwal dan dosis imunisasi polio secara lengkap, disertai jadwal dan dosis bagi dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi dasar polio sebelumnya, terlampir dalam artikel : vaksin polio

Mengenai keterlambatan pemberian imunisasi dasar, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), tidak perlu mengulang pemberiannya dari awal, cukup melanjutkan dan melengkapi sesuai jadwal yang telah ditentukan, tanpa memperdulikan interval keterlambatan dari riwayat pemberian sebelumnya. 

Jika Anda masih ragu, Anda dapat langsung mengkonsultasikannya dengan dokter Spesialis Anak.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat, terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.

Salam Sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Pemberian vaksin HiB dapat mencegah penyakit meningitis dan pnemumonia akibat bakteri HiB

Vaksin Hib, Pencegah Meningitis dan Pneumonia pada Bayi

Pemberian vaksin HiB dapat mencegah meningitis maupun pneumonia akibat bakteri HiB. Imunisai HiB dilakukan saat bayi berusia 2, 4, dan 6 bulan serta diulang pada usia 18 bulan.