Bagaimana cara mewaspadai peningkatan berat saat lebaran?

SA Info Penanya: SA, Wanita, 1 Tahun
Dokter, saya takut sekali berat badan saya meningkat saat lebaran. Sebaiknya apa ya dok yang perlu saya waspadai untuk menghindari hal tersebut?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, S.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Lebaran merupakan salah satu momen kebersamaan yang dirindukan oleh banyak umat muslim di dunia. Dimana pada momen ini seluruh anggota keluarga berkumpul untuk merayakan hari raya kemenangan dan saling bermaaf-maafan satu sama lain. Pada saat lebaran ini pula, banyak orang cenderung untuk makan dalam porsi yang lebih banyak dari biasanya. Mulai dari makanan kecil hingga makanan yang berat.

Namun, perlu diingat, ketika lebaran telah usai, maka akan terjadi kenaikan berat badan karena pada saat lebaran banyak orang yang makan dengan kalap dan tidak memperhatikan apa saja dan sudah berapa banyak yang dimakan. Ditambah juga dengan aktivitas fisik yang kurang banyak, sehingga menyebabkan tidak ada kalori yang terbuang.

Untuk itu, ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar berat badan Anda tidak naik saat lebaran, yaitu:

  • Mengenali rasa kenyang Anda dan makan secukupnya. 
  • Menjaga pola makan mulai dari frekuensi, porsi dan jenis makanan.
  • Tidur yang cukup.
  • Olahraga yang rutin.
  • Mengontrol stres. 

Selain itu, jika Anda memiliki riwayat penyakit kronis (diabetes, hipertensi, stroke dan maag), hindari makanan dan minuman yang memicu timbulnya penyakit ini seperti makanan yang bersantan, berlemak, minuman yang manis, dll.

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Dalam 48 gram atau 2 butirnya, kalori kurma sekitar 133

Buah Manis Alami dan Sumber Energi, Berapa Kalori Kurma yang Anda Konsumsi?

Dikenal sebagai buah favorit Rasulullah SAW, kurma adalah buah dengan beragam kandungan nutrisi dan rasa manis alami. Dalam 48 gram atau 2 butirnya, kalori kurma sekitar 133. Selain itu, kurma mengandung indeks glikemik rendah sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah signifikan.