26 Jan 2021, 04:54Psikologi

Bagaimana cara menyikapi seseorang korban broken home ?

SL
Info Penanya: SL, Wanita, 20 Tahun
Dok, teman saya korban dari keluarga yang broken home dan kondisinya sangat memprihatikan. Bagimana caranya untuk mengembalikan kondisinya agar tetap semangat dalam menjalankan hidupnya?
106 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lidya Hapsari
(0)
Selamat siang, Sl.Broken home merupakan sesuatu yang sangat berat terlebih dialami oleh anak-anak dimana masih butuh kasih sayang dari kedua orangtua, remaja dimana emosi masih stabil dan perlu bimbingan. Broken home memiliki efek yang sangat banyak bagi anak, namun orangtua kadang tetap pada keegoisan mereka tanpa melihat dan memperhatikan apa yang akan terjadi kepada anak-anak mereka setelah perceraian.

Apa yang dimaksud dengan broken home dan efeknya ? 

Broken home bukan hanya perceraian, namun ketdakharmonisan di dalam rumah tangga, adanya kekerasan baik fisik dan mental antara suami istri, maupun ke anak, membuat rumah tangga dalam keadaan yang tidak kondusif dan tidak sehat tertuma bagi psikologis anak. 

Efek yang dapat ditimbulkan dari broken home terhadap psikologis anak

Efek yang dapat ditimbulkan dari broken home terhadap psikologis anak antara lain :
  • Anak akan menjadi depresi, stress, ketakutan.
  • Memicu trauma terhadap suatu hubungan rumah tangga.
  • Menurunkan rasa percaya diri.
  • Menjadi korban perundungan oleh teman-teman sekitar rumah atau sekolah.
  • Kehilangan kasih sayang sehingga melampiaskan ke hal yang negatif.
  • Anak dapat menjadi orang yang kasar dan agresif.

Bagaimana cara menyikapi seseorang korban broken home ?

Cara menyikapi seseorang korban broken home yaitu dengan cara Anda harus mendukungnya sepenuh hati. Tunjukkan Anda ada untuk menemaninya dalam susah maupun senang. Lakukan hal yang positif dan bermanfaat bersama-sama. Memberikan pengertian bahwa broken home bukanlah akhir dari segalanya. Teman Anda yang broken home bisa mencari kebahagiaan lainya, dan mengambil setiap sisi positif yang ada. Anda juga dapat mengajak teman Anda konsultasi ke dokter spesialis kejiwaan atau psikolog jika terjadi depresi, keinginan menyakiti diri sendiri, dan kehilangan minat yang berlarut-larut.Semoga bermanfaat.Salam sehat.dr. Lidya Hapsari.
penyebab depresipost traumatic stress disorder (PTSD)parenting stress
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil