Bagaimana cara mengurus jenazah korban corona?

FF Info Penanya: FF, Wanita, 29 Tahun
Dokter, apa betul jenazah dari orang yang terinfeksi corona harus dipeti dan tidak boleh dibuka lagi?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Malam, FF.

 

Dengan banyaknya korban meninggal akibat pandemi virus Corona maka berdasarkan aturan pemerintah jenazah akan diurus sesuai dengan standar operasional prosedur yang sudah ditentukan. Jenazah pasien positif Corona akan diurus oleh tim medis rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk resmi pemerintah. Pemakaman dapat dilakukan oleh pihak keluarga atau pihak lain setelah mendapat petunjuk dari rumah sakit rujukan.

Petugas pemakaman tersebut harus memakai alat pelindung diri bagi petugas kesehatan, semacam jas hujan plastik, yang kemudian harus dimusnahkan setelah selesai pemakaman. Untuk jenazah muslim/muslimah, pengurusan jenazah tetap memperhatikan ketentuan Syariah islam.

Berikut ini adalah teknis pengurusan jenazah :

  • Petugas menggunakan APD (alat pelindung diri) terlebih dahulu, seperti pakaian pelindung, sarung tangan, dan masker, semua harus sekali pakai.
  • Tidak diperkenankan makan, minum, maupun menyentuh wajah saat berada diruang penyimpanan jenazah.
  • Menghindari kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh jenazah
  • selalu mencuci tangan dengan sabun atau sanitizer alkohol, jika memiliki luka sebaiknya ditutup dengan verban anti air

Untuk pengurusan jenazah dengan penyakit menular biasanya diakhiri dengan penguburan atau kremasi, tergantung bagaimana kondisinya. Apabila jenazah dikubur, maka lokasi penguburan harus berjarak setidaknya 50 meter dari sumber air tanah yang digunakan untuk minum. Lokasi penguburan juga harus berjarak setidaknya 500 meter dari pemukiman terdekat. Jenazah harus dikubur kurang lebih dengan kedalaman 1,5 meter, lalu ditutup dengan tanah setinggi satu meter.

Bila keluarga menginginkan jenazah keluarganya untuk dilakukan kremasi, maka lokasi kremasi minimal harus berjarak 500 meter dari pemukiman warga. Perawatan jenazah memang dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular. Namun, selama dilakukan sesuai prosedur keamanan dan kebersihan, perawatan jenazah justru dapat membantu mencegah penularan penyakit lebih lanjut.

 

Semoga bermanfaat, Terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQ

Salam Sehat,

 

dr. Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Menggunakan masker untuk mencegah penyebaran virus

Sering Muncul di Berita, Apa Beda ODP, PDP, dan Suspect Virus Corona?

Istilah ODP, PDP, dan suspect adalah pengelompokan individu untuk orang-orang yang sudah berkontak dengan pasien atau baru kembali dari luar negeri. Status ODP, PDP, dan suspect, didapat dari proses tracking yang dilakukan pemerintah dengan mengaitkan data-data yang ada di lapangan.