Bagaimana cara mengobati migrain aura?

FF Info Penanya: FF, Wanita, 29 Tahun
Dok, bagaimana sih cara mengobati migrain aura? Kadang-kadang masih tertahankan, kadang-kadang sudah sampai berputar dok penglihatan saya. Mohon info ya dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, FF.

Migrain adalah sensasi berdenyut yang dirasakan hanya pada satu sisi kepala, bisa kiri maupun kanan. Ada dua jenis migrain yang dibedakan berdasarkan ada tidaknya tanda-tanda khusus sebelum serangan migraine, yaitu melihat kilatan cahaya, lampu berkedip, atau kesemutan. Jika tidak ada gejala, maka disebut migrain tanpa aura. Sedangkan jika ada gejala, disebut migrain dengan aura.

Baik migrain tanpa aura maupun dengan aura dapat dipicu oleh beberapa hal tertentu, seperti stres, kelelahan, kurang tidur, maupun makanan tertentu seperti cokelat dan keju. Khusus migrain aura, dapat dipicu juga oleh ruangan yang terlalu silau, menatap komputer terlalu lama, maupun perubahan cuaca.

Untuk mencegah migrain, sebaiknya Anda memerhatikan kondisi apa yang memicu timbulnya penyakit ini, dan jauhilah hal tersebut. Secara umum, hindari menggunakan komputer atau telepon genggam dalam jangka panjang. Hindari juga ruangan yang terlalu silau atau terlalu berisik, serta menatap lampu yang berkedip-kedip. 

Apabila migrain tak kunjung membaik, sebaiknya Anda memeriksakan secara langsung ke dokter spesialis saraf. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang mungkin diperlukan, seperti misalnya CT scan atau MRI. Karena, bisa saja yang Anda alami bukan migraine, tetapi vertigo atau penyakit lainnya. Nah, dengan mengetahui penyebab yang sesuai, penanganannya pun akan tepat. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penyebab sakit kepala belakang umumnya karena kerusakan saraf dan radang sendi tulang belakang

Sakit Kepala Belakang? Ketahui 6 Penyebabnya!

Penyebab sakit kepala belakang yang sering terjadi adalah karena postur tubuh yang buruk, migran, radang sendi pada leher, hingga sakit kepala tegang.