Bagaimana cara mengobati asam lambung dari rumah?

L Info Penanya: L, Wanita, 33 Tahun
Dok, selain ke rumah sakit ada nggak sih cara mengobati asam lambung di rumah? Karena kadang-kadang saat kambuh sakitnya sudah tidak tertahankan. Mohon info ya dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang L,

Asam lambung adalah cairan yang diproduksi oleh lambung untuk mencerna makanan agar makanan bisa lebih mudah dicerna dan diserap oleh usus. Adanya pola makan yang tidak baik akan menyebabkan sakit lambung yang bisa dialami siapa saja dan seringkali kambuh-kambuhan tergantung pola makan dan lain-lainnya.

Beberapa penyebab sakit maag:

  • Kebiasaan pola makan yang tidak baik seperti sering terlambat makan dan makan sekaligus kenyang.
  • Kebiasaan makan makanan pedas dan asam berlebihan.
  • Kebiasaan mengonsumsi kopi, soda, dan alkohol.
  • Tingkat stres yang tinggi akan memicu produksi asam lambung lebih banyak meski pola makan sudah diatur.

Cara mengatasi sakit lambung di rumah:

  • Minum antacida untuk meredakan mual dan nyeri ulu hati.
  • Kompres bagian perut yang sakit menggunakan air hangat.
  • Minum air jahe hangat untuk mengurangi mual dan memberikan efek relaksasi.
  • Hindari makanan pedas, asam, kol, santan, kanji, ketan, ubi-ubian, dan makanan yang mengandung banyak gas serta pengawet.
  • Hindari soda, kopi, dan alkohol.
  • Jaga pikiran Anda agar tidak stres.

Lakukan pemeriksaan ke dokter penyakit dalam bila keluhan sakit lambung tidak kunjung sembuh. Biasanya dokter akan menyarankan untuk tindakan endoscopy.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

BPOM belum lama ini mengeluarkan perintah penarikan obat ranitidine, karena mengandung NDMA pemicu kanker

Berita: BPOM Tarik Obat Tukak Lambung Ranitidine Karena Mengandung Senyawa Penyebab Kanker

BPOM baru-baru ini menerbitkan perintah penarikan serta penarikan sukarela, terhadap obat ranitidine. Ranitidine adalah obat populer yang digunakan untuk penanganan tukak lambung. Penarikan ini didasarkan pada hasil uji ranitidine, yang membuktikan adanya kandungan senyawa cemaran NDMA pemicu kanker.