Bagaimana cara berhenti dari kecanduan alkohol?

Z Info Penanya: Z, Pria, 30 Tahun
Dokter, saya sudah terbiasa minum alkohol sejak usia 23 tahun, saat ini saya 25 tahun. Minuman yang biasa saya minum adalah anggur merah gold. Saya ingin terlepas dok dari ini semua. Apa ini bisa dihentikan?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, Z.

Minum alkohol dapat menimbulkan berbagai efek samping jika dilakukan secara berlebihan. Salah satu efek samping dan bahaya yang serius adalah kecanduan. Pasalnya keadaan kecaduan dapat berlanjut pada kondisi ketergantungan dan jika konsumsi berlebih dilakukan pada satu waktu maka berisiko menyebabkan keracunan.

Adapun bahaya alkohol lainnya yang meliputi :

  • merusak organ liver atau hati
  • memberikan dampak buruk bagi sel otak
  • memicu depresi
  • memicu terjadinya obesitas
  • mengganggu kesehatan jantung
  • memicu terjangkitnya penyakit diabetas
  • memicu terjadinya kanker

Mengenai Anda yang telah mengalami gejala kecanduan alkohol, sejatinya solusi terbaik adalah berobat. Terdapat berbagai jenis terapi dan penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kecaduan alkohol. Mulai dari terapi fisik hingga terapi psikologis. Namun yang terpenting adalah niat yang kuat untuk keluar dari keadaan tersebut dan datangnya dari diri Anda sendiri.

Berikut beberapa tahapan cara penanganan kecanduan alkohol, yakni :

  • mengurangi alkohol hingga berhenti total
  • detoksifikasi dan menangani gejala putus zat, dapat dengan obat-obatan yang dilakukan di rumah jika tingkat kecanduan ringan, atau dirawat di tempat rehabilitasi jika kecandungan cenderung berat
  • psikoterapi oleh Psikolog atau Psikiater, berupa terapi perilaku kognitif (CBT) serta terapi kelompok dengan mengikuti support group yang berisikan orang-orang dengan keluhan yang serupa agar dapat saling berbagai dan mendukung upaya dalam memcehakan masalah ketergantungan bersama

Jika Anda sudah memiliki keteguhan hati untuk keluar dari keadaan kecanduan tersebut, datanglah pada pusat rehabilitasi dan berkonsultasi secara langsung dengan Psikolog atau Psikiater.

Salam sehat, 

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Terlalu sering cek dokter, wanita ini ternyata kecanduan kodein

Sering Cek Dokter Demi Dapat Obat, Wanita Ini Ternyata Pecandu

Kondisi kecanduan atau yang disebut dengan subtance abuse disorder bukan hanya meliputi obat terlarang, namun obat batuk pun termasuk. Kodein adalah golongan obat keras yang membuat tubuh merasa relaks, tenang.