24 Jul 2020, 17:32Kandungan

Apa saja gejala premenstual sindrom?apa ada hubungannya dengan demam saya?

AA
Info Penanya: AA, Wanita, 23 Tahun
Perkenalkan dok saya yaya, umur 23 tahun. Semingguan ini badan saya sering panas dok, panasnya dari dalam kulit gitu dok dan hanya ada di beberapa titik, seperti lutut, kaki, lengan, punggung hingga ke wajah. Namun saya tidak demam, suhu saya selalu 36 derajat dok. Tapi gejala panas di kulit ini rasanya cuma sekitar 5 menit dan paling lama 30 menit, setelah itu panasnya hilang tapi disertai dengan keringat dingin. Kebetulan gejala ini muncul saat hari kedua saya menstruasi dok, apa berhubungan?
10304 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Sri Wulantini
(0)
Selamat siang, AA. Premenstrual sindrom merupakan kumpulan gejala yang terjadi baik secara fisik maupun psikologis. Kondisi ini biasanya terjadi disaat proses ovulasi telah terjadi. Akibat adanya perubahan hormon yang terjadi menjelang proses menstruasi berlangsung. Gejala yang terjadi pada saat premenstual sindrom seringkali dikaitkan dengan kehamilan sebab memang tanda dan gejalanya sangat mirip.

Adapun gejala yang terjadi saat premenstrual sindrom adalah sebagai berikut:

  • Adanya perubahan mood.
  • Nyeri pada payudara.
  • Merasa letih, lemas, tidak bersemangat.
  • Nyeri otot.
  • Mual.
  • Keluar flek darah.
  • Mudah lapar.
  • Kram perut.
Terkait dengan keluhan yang Anda alami, mungkin gejala demam ini harus dipastikan kembali ya apakah benar-benar demam dengan mengukur suhu tubuh. Karena mungkin saja ini merupakan gejala premenstrual sindrom namun tidak menutup kemungkinan juga demam yang Anda alami dapat karena infeksi virus seperti DBD, infeksi bakteri seperti tipes, dan dehidrasi akibat kurang minum. Maka untuk memastikan keluhan yang Anda rasakan sebaiknya konsultasikan kepada dokter kandungan atau penyakit dalam ya.

Untuk mengatasinya saat ini hal yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti roti gandum atau nasi merah. 
  • Banyak makan sayur dan buah.
  • Konsumsi makanan yang tinggi kalsium.
  • Mengurangi konsumsi makanan berlemak, gula dan garam.
  • Olahraga teratur.
  • Tidur yang cukup.
 Semoga bermanfaat.Salam sehat, dr.Sri Wulantini
demamgangguan menstruasipremenstrual syndrome (PMS)
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil