BAB tidak lancar membuat badan jadi lemas

RW Info Penanya: RW, Wanita
Klo bab gk lancar ko badan lemes berdiri aja gak kuat... gimana ngatasinnya
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang RW,

Keluhan lemas dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti :

  1. Kurangnya asupan makanan dimana kalori yang masuk dan kalori yang dibutuhkan oleh tubuh tidak seimbang.
  2. Kurangnya sel darah merah yang seringkali disebut anemia.
  3. Rendahnya tekanan darah seseorang atau yang disebut hipotensi sering muncul dengan gejala lemas, pusing.
  4. Stres. Stres yang berlebihan membuat seseorang berusaha melupakannya dengan cara bermalas-malasan, badan terasa lemas sehingga ingin tidur sepanjang hari. 
  5. Penyakit tertentu seperti diabetes melitus, demam berdarah, demam tifoid dapat disertai keluhan badan lemas, tidak napsu makan.

Sedangkan BAB merupakan kegiatan usus untuk membuang sisa makanan yang sudah tidak digunakan oleh tubuh. Sehingga seharusnya tidak ada kaitan antara BAB tidak lancar dengan munculnya keluhan lemas, kecuali susah BAB yang disertai wasir dan keluar darah yang berlebihan ketika mengejan dapat menimbulkan gejala pusing karena kekurangan darah.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan BAB tidak lancar adalah :

  1. Perbanyak konsumsi sayur dan buah.
  2. Perbanyak konsumsi air putih minimal 2 liter per hari.
  3. Hindari kebiasaan menahan keinginan untuk BAB.
  4. Hindari kebiasaan duduk yang terlalu lama.

Bila keluhan lemas ini dirasakan semakin sering hingga pingsan, atau muncul darah ketika BAB, maka segera lakukan konsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Salam sehat,

dr. Vina

 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Perceraian bisa meningkatkan risiko terhadap penyakit kronis dan kematian.

Dampak Perceraian, dari Diabetes hingga Meningkatkan Resiko Kematian!

Perceraian kadang menjadi satu-satunya solusi yang bisa ditempuh sebagai jalan keluar dari masalah yang dialami suatu pasangan. Namun sering tidak disadari, dampak perceraian juga ternyata dapat berpengaruh terhadap kesehatan, hingga memicu penyakit kronis.