Bagaimana mengatasi BAB cair dan muntah?

SS Info Penanya: SS, Wanita, 20 Tahun
Hai dokter .. dok aku tadi pagi setelah sahur aku sakit perut dan bab subuhnya stelah itu saya tidur bdan siangnya saya bab lagi tapi mencret .. stelah itu saya lemas sekali malah mual , keluar keringat dingin bdan saya dan muntah berdahak anehnya bukan makanan malah dahak mungkin makananny sudah keluar semua lewat bab yh dok tapi knpa dahak yg keluar ??? Perut saya merasa tidak nyaman sampe skrng malam badan saya masih lemas , mohon sarannya dok terimakasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, S.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Diare adalah kondisi keluarnya BAB dengan konsistensi yang cair dan encer. Tanda dan gejala diare yaitu mual, sakit perut, kram, kembung, demam, frekuensi BAB lebih dari 3x dalam sehari. Diare jika tidak segera diobati maka dapat menyebabkan dehidrasi. 

Ada beberapa penyebab diare, yaitu:

  • Alergi atau keracunan makanan.
  • Infeksi virus.
  • Infeksi bakteri atau parasit yang lain.
  • Penyakit usus.
  • Gangguan usus besar.

Terkait dengan gejala yang Anda alami ini, Anda mengalami diare dengan dehidrasi ringan. Muntah yang disertai dengan dahak itu sebenarnya berasal dari asam lambung yang meningkat akibat gangguan pada pencernaan Anda. 

Untuk itu, kondisi ini Anda ini harus diatasi dengan cara:

  • Mengkonsumsi obat antidiare seperti atalpulgite.
  • Mengkonsumsi obat anti mual dan muntah.
  • Mengkonsumsi makanan yang tidak terlalu padat dan rendah serat. 
  • Mengkonsumsi probiotik atau oralit.
  • Banyak minum air putih agar dehidrasi dapat tertangani dengan baik. 
  • Jika tidak ada perubahan, maka saya sarankan untuk berobat ke dokter agar ditangani lebih lanjut.

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Selain kram karena menstruasi, endometriosis bisa sebabkan sakit perut bagian bawah

5 Kondisi Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah pada Wanita

Rasa sakit perut bagian bawah pada wanita dapat disebabkan kondisi yang biasa, namun tidak menutup kemungkinan hal tersebut dapat disebabkan oleh kondisi yang serius seperti radang panggul, kista ovarium, dan kehamilan di luar rahim.