20 May 2020, 23:45Penyakit Lainnya

Apakah virus HIV bertahan di udara dan barang-barang yang dipegang penderita?

AD
Info Penanya: AD0
Berapa lamakah virus HIV bertahan di udara? Apakah dengan memegang barang dari penderita lalu makan sesuatu tanpa cuci tangan membuat kita tertular? Dan apakah ketika memegang (maaf) kelamin setelah berjabat tangan dengan penderita tapi belum cuci tangan dapat membuat kita tertular?Saya bertanya karena saya penasaran. Kebetulan saya penderita OCD (Obsessive Compulsive Disorder) dg ketakutan berlebihan pada germs & contamination. Mohon penjelasannya ya, dokter. Terima kasih.
15410 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Adhi Pasha Dwitama
(0)
Selamat siang AD,HIV atau human immunodeficiency virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Virus ini dapat menular melalui beberapa cara terutama ketika terjadi pertukaran cairan tubuh atau dikenal dengan istilah kegiatan berisiko.Beberapa kegiatan berisiko yang bisa menyebabkan infeksi virus diantaranya adalah:
  • Melalui jarum suntik yang tidak steril atau digunakan bersama, seperti pada pengguna narkoba suntik
  • Melalui hubungan seksual dengan penderita HIV atau sering berganti pasangan seksual 
  • Berhubungan seksual tanpa kondom
  • Melalui transfusi darah yang tercemar virus HIV
  • Dari ibu kepada bayinya baik saat kehamilan ataupun proses persalinan
Virus ini dapat menular melalui cairan tubuh seperti darah, cairan kelamin seperti cairan vagina dan cairan sperma, serta air susu ibu yang menderita positif HIV.Ada beragam mitos mengenai HIV yang berkembang, seperti dapat menular melalui gigitan nyamuk, dapat menular dari berjabat tangan atau berpelukan, dan lainnya dimana semua itu tidak benar adanya.HIV tidak bisa menular melalui keringat, dari berpelukan atau berjabat tangan. Virus juga tidak bisa bertahan lama di udara terbuka. Penularan dari kulit sendiri kecil kecuali ada luka terbuka yang terkena cairan tubuh yang bisa menularkan. Apabila memiliki kecenderungan merasa cemas, ada baiknya berkonsultasi pada dokter spesialis jiwa atau psikiater dan melakukan penanganan agar bisa lebih tenang. Semoga bermanfaat.Salam sehat,dr. Adhi P.
hivgangguan kecemasangangguan psikologis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil