Apakah tetes mata dapat mengurangi mata minus?

SS Info Penanya: SS, Wanita, 17 Tahun
Apakah dengan sering dan teratur dalam menggunakan obat tetes mata dapat mengurangi mata minus ?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, SS

Terima kasih atas pertanyaannya.

Manfaat tetes mata bukan untuk mengatasi mata minus. Fungsi utamanya adalah mengatasi mata malas, menunda terjadinya glaukoma atau mengatasi mata kering. Beberapa penggunaannya seperti sebelum operasi katarak untuk mencegah infeksi, melebarkan pupil dan membuat baal daerah tersebut sebelum tindakan.

Kegunaan berikutnya untuk mengatasi mata merah akibat infeksi atau iritasi dari konjungtiva (lapisan jernih yang melapisi mata). Jika disebabkan infeksi bakteri atau virus maka akan diberikan tetes mata antibiotik. Jika karena alergi atau iritasi asap / zat kimia maka diberi obat tetes anti radang.

Ada juga tetes mata untuk membasahkan lensa kontak yang mulai kering. Gunakan yang sesuai untuk lensa kontak yang digunakan agar tidak mengubah warnanya atau membuat ukurannya berubah.

Bisa juga untuk mengatasi infeksi di retina (keratitis), mata kering dan alergi pada mata. Penggunaan obat mata sembarangan malah bisa berefek tidak bagus pada mata. Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke Dokter Mata agar diberikan tetes mata yang sesuai, dosis dan berapa lama penggunaannya.

Saat ini sedang berlangsung penelitian untuk penggunaan tetes mata untuk mengatasi mata minus. Tapi belum ada rekomendasi untuk menggunakan tetes mata sebagai terapi mata minus. Saya lampirkan artikel mengenai cara mengatasi mata merah.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gangguan yang dialami penderita rabun tua dapat semakin bertambah parah sampai ia berusia 65 tahun

Apa Perbedaan Rabun Dekat dan Rabun Tua?

Rabun dekat merupakan kondisi yang hampir serupa dengan rabun tua. Keduanya memiliki efek yang sama terhadap mata, yaitu kesulitan saat melihat objek yang dekat. Perbedaannya adalah rabun dekat dapat dialami oleh segala usia, sedangkan rabun tua dialami oleh orang yang berusia 40 tahun ke atas.