09 Dec 2020, 16:04Psikologi

Apakah sering merasa tertekan dan insecure perlu ke psikiater?

F
Info Penanya: F, Wanita, 26 Tahun
Dok, saya sering merasa tertekan dan insecure terhadap keputusan-keputusan yang saya lakukan. Apa ini termasuk depresi? Apa saya harus pergi ke psikiatri?
3688 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat sore, FTerima kasih atas pertanyaannya.Insecure adalah perasaan cemas yang muncul ketika seseorang merasa tidak nyaman.  Hal ini sering terjadi ketika merasa orang lain akan berbicara buruk tentang dirinya.  Sedangkan tertekan adalah kondisi dimana seseorang merasa tidak berdaya akan semua emosi dan tekanan baik dari dalam diri sendiri maupun dari lingkungan.  Di kehidupan manusia, baik insecure ataupun tertekan merupakan makanan sehari-hari.  Dalam dunia pekerjaan, sekolah, rumah tangga pasti akan merasa tidak percaya diri, takut salah mengambil keputusan, banyak tuntutan untuk menjadi sempurna.  Suatu kewajaran diri sendiri mengalami perasaan tersebut. Umumnya, hal ini tidak sampai menganggu aktivitas, hubungan antar manusia ataupun diri sendiri.  Apabila sampai menganggu, maka kondisi psikologis sudah kurang sehat.  Ketika seseorang merasa tertekan yang terus menerus dan tidak percaya diri akan pemikirannya bukan tidak mungkin akan timbul gangguan psikologis lainnya seperti gangguan kecemasan berlebih hingga depresi.
Depresi adalah perubahan suasana hati yang mendadak.  Kondisi ini ditandai dengan perasaan tidak berguna, tidak berharga, sering menangis tanpa sebab, sulit fokus pada aktivitas, lebih memilih menyendiri, serta keinginan untuk bunuh diri.

Adapun cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi insecure :

  • Alihkan pikiran menjadi lebih positif.
  • Tidak mudah terpengaruh dengan apa yang orang lain miliki.
  • Bangun kepercayaan diri dengan setiap pagi mengatakan hal positif yang dimiliki.
  • Hindari lingkungan yang membuat negatif.
  • Bertukar pikiran dengan keluarga atau teman terdekat.
Ketika hal yang telah dijelaskan tidak membantu kondisi mental anda, tidak ada salahnya berbicara dengan psikiater atau dokter jiwa guna penanganan lanjutan.Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
depresimasalah kejiwaanstresgangguan kecemasangangguan psikologis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil