Apakah sering buang air kecil pertanda suatu penyakit?

AN Info Penanya: AN, Wanita, 23 Tahun
Saya banyak mengkonsumsi air putih, tetapi saya sering buang air kecil dalam kurunwaktu yang tidak wajar. Saya bisa buang air kecil dalam waktu setengah jam sekali. Dan itu sangat mengganggu. Apakah itu pertanda penyakit dokter?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, AN

Terima kasih atas pertanyaannya.

Buang air kecil adalah cara tubuh mengeluarkan cairan berlebihan bersama dengan zat sisa. Biasanya dalam sehari kita buang air kecil sebanyak 6-8 kali. Pada wanita bisa lebih sering. Banyak buang air kecil bisa dikaitkan dengan minuman yang meningkatkan produksi air kencing atau mengiritasi kandung kemih. Misalnya kafein berlebihan dari kopi, teh atau minuman ringan tertentu. Bisa juga akibat suatu kondisi klinis seperti batu saluran kemih, diabetes, peradangan kandung kemih, kadar estrogen rendah, infeksi saluran kemih, kegemukan dan kehamilan pada wanita. Begitu juga menopause karena tubuh tidak lagi menghasilkan estrogen sehingga mempengaruhi lapisan kandung kemih dan salurannya. Bisa juga karena ada riwayat melahirkan normal, akibat melemahnya dinding alas pelvis yang menahan kandung kemih pada tempatnya.

Cara mengatasinya terkandung dari penyebab keluhan Anda. Bila akibat infeksi saluran kemih maka Anda memerlukan antibiotik. Perubahan gaya hidup dengan menghindari kopi, alkohol, soda, coklat, pemanis buatan, makanan pedas dan makanan yang mengandung tomat. Hindari banyak minum sebelum Anda tidur. Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke Dokter untuk evaluasi lebih lanjut seperti pemeriksaan air kencing untuk tanda infeksi. Saya lampirkan artikel mengenai gejala sering buang air kecil yang bisa Anda baca.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Rasa enggan pipis di toilet umum bisa jadi salah satu pemicu susah buang air kecil

Penyebab Susah Buang Air Kecil: Dari Penyakit Hingga Obat-obatan

Susah buang air kecil tak hanya meliputi sulit memulai pengeluaran urine, tapi juga kesulitan dalam mempertahankan aliran urine. Gangguan ini biasa dialami kelompok lanjut usia, namun juga bisa terjadi pada pria dan wanita dari semua usia. Contohnya sebagai gejala dari berbagai kondisi medis.