Apakah saya schizophrenia?

AS Info Penanya: AS, Wanita, 2019 Tahun
Sudah lama saya sering merasa tidak berguna, bahkan saya sering menyalahkan keberadaan diri saya. Saya juga tipikal sensitif terhadapa ucapan orang lain, namun lucunya saya akan merespon biasa jika berada disekeliling orang, dan mulai menyalahkan diri saat sendiri, bahkan secara tiba-tiba pikiran negatif tentang diri saya muncul, menyebabkan saya merasa tidak ada teman, dan mulai berbicara sendiri. Berhalusinasi mempunyai teman yang mau menerima apa adanya diri saya. Terlebih akibat kejadian di SD yang membuat saya tidak percaya dengan adanya sahabat. Dan saya juga paranoid, serta susah mengendalikan mood, adakala nya saya susah mengendalikan isi pikiran saya, sehingga apa yang ada di pikiran saya, entah nyambung atau tidak. akan saya katakan, dan saya juga bisa dingin, seolah tidak suka diganggu atau diajak bicara. Saya juga tidak suka apabila ada orang yang ingin tau tentang diri saya, bahkan saya sangat gugup ketika menceritakan diri saya dengan teman, bahkan saat ini, di kolom ini. Ketika saya cari tau apa yang terjadi di diri saya, saya menemukan penyakit schizophrenia. Yang tidak lebih gejala nya sama dengan saya, tapi saya berharap sekali, saya salah. Jadi apa dokter bisa bantu saya menemukan penyakit di diri saya, sehingga saya bisa mengatasi perlahan. Terima kasih sebelumnya
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Sore,A

 

Berdasarkan pertanyaan anda mengenai schizophrenia, ini merupakan kondisi kejiwaan yang memiliki gejala :

  • Delusi : Apa itu delusi?ini adalah suatu keyakinan yang salah. Misalnya yakin bahwa ada yang ingin membahayakan anda
  • Halusinasi : Halusinasi bisa berupa pengllihatan, pendengaran, atau rasa. Misalnya melihat, mendengar / merasakan hal yang tidak dialami orang lain
  • Sulit berkonsentrasi
  • Memiliki fikiran dan ucapan yang sering membuat oranglain kebingungan
  • Sulit tidur
  • Tidak mampu merawat diri
  • Merasa sedih
  • Tidak mampu bekerja

Saya sarankan anda ke dokter spesialis kejiwaan yaa agar mendapatkan beberapa penanganan yaitu :

  • Obat-obatan
  • Psikoterapi : Dengan pendekatan psikiatri yaitu mengajarkan kembali lingkungan sosial, dan membantu mengendalikan pola pikir

Jangan menunda ke dokter ya.

Tips untuk anda :

- Mendekatkan diri pada Tuhan

-Meminta bantuan keluarga

- Bercerita dengan keluarga dekat mengenai yang dirasakan

- Melakukan hobi yang disukai

- Jangan menyendiri

 

Salam Sehat

dr. Karlina

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penderita demensia dan Alzheimer dapat merasakan gejala-gejala penurunan fungsi otak

Meskipun Gejalanya Mirip, Demensia Berbeda dengan Alzheimer

Demensia dan Alzheimer seringkali dianggap sama. Padahal, demensia adalah sejenis sindrom dan masih bisa disembuhkan dengan pengobatan medis. Demensia dapat dipicu berbagai penyakit, salah satunya Alzheimer. Demensia dan Alzheimer dapat merasakan gejala-gejala penurunan fungsi otak.