23 Jul 2020, 07:31Kandungan

Apakah petting bisa menyebabkan kehamilan?

CS
Info Penanya: CS, Wanita, 1 Tahun
sy petting dg partner, dia telanjang sy menggunakan CD. Dia sempat gosok2 jari ke Clitoris n labia luar, sy bbrp kali kocok2 dia n sptnya blum basah saat itu. Lalu dia ejakulasi ke dada sy, cd sy basah keringat, yg sy lap ga lama abis itu. tdk ada penetrasi saat itu. Abis itu kami sempat jalan2 n sy sy ga ganti cd. 1. apakah sy bs hamil? 2. sy takut sbnernya, haid sy msh sktr 8hr lg, apa bs sy test pakai testpack utk tau kepastian?
11264 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Dwiana Ardianti
(0)
Selamat siang, CTerima kasih atas pertanyaan AndaPetting sering kali digunakan oleh beberapa pasangan sebagai foreplay atau pemanasan sebelum melakukan hubungan seksual. Hal ini dikarenakan petting merupakan suatu kegiatan seksual beruap menggosok, mengelus, menyentuh, alat kelamin dengan tujuan meningkatkan gairah seksual. Petting bisa dilakukan baik dengan pakaian ataupun dilakukan tanpa pakaian. Perlu diketahui bahwa kehamilan dapat terjadi ketika ada sel sperma yang membuahi sel telur wanita. Untuk itu, perlunya seorang pria melakukan ejakulasi saat sedang penetrasi (masuknya penis kedalam vagina) untuk dapat membantu memudahkan sel sperma bertemu dengan sel telur wanita. Selain itu, hubungan seksual perlu dilakukan ketika wanita sedang dalam masa subur apabila menginginkan kehamilan.Terkait dengan apa yang telah Anda tanyakan, jika pasangan Anda tidak melakukan ejakulasi di dalam vagina maka tidak ada sel sperma yang bertemu dengan sel telur. Sehingga, kemungkinan untuk terjadinya kehamilan sangatlah kecil. Terkait yang Anda lakukan dengan pasangan, bila setelah melakukan petting dan celana dalam Anda basah kemudian Anda tidak mengganti celana dalam Anda ketika bepergian, hal ini dikahwatirkan dapat memicu kelembaban  yang berlebih pada vagina. Apabila kondisi ini sering terjadi, dapat menyebabkan adanya infeksi jamur pada vagina.Bilamana Anda ragu-ragu dan siklus haid Anda mengalami keterlambatan (normalnya 21 - 35 hari), Anda bisa melakukan tes kehamilan untuk dapat memastikannya. Periksakan ke dokter spesilais kandungan, bila terdapat keluhan terkait organ reproduksi wanita atau siklus haid Anda yang tidak teratur. Hindari bergonta-ganti pasangan seksual, konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, jaga kerbersihan area kewanitaan, cukupi kebutuhan cairan harian Anda.Semoga bermanfaat.
Salam sehat,
 dr. Dian
hubungan sekssekshubungan seksual
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil