Apakah perlu memasukkan kassa ke vagina setelah melahirkan?

N Info Penanya: N, Wanita, 27 Tahun
Dok, istri saya melahirkan tiga hari kemarin. Tapi saya merasa ada yang aneh.. Istri saya melepaskan kain kasa waktu subuh, dok. Tapi sekitar 3 jam kemudian, bidan meminta istri saya untuk tidur telentang karena perlu mengeluarkan kain kassa yang ternyata ada di dalam miss V dan berukuran sebesar kepalan tangan. Katanya bidan ini perlu dilakukan agar tidak turun rahim. Apakah SOP nya benar begitu, dok? Karena hingga sekarang istri saya tidak bisa duduk, berdiri, dan jalan kaki.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Pagi N,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Setelah melahirkan ibu akan mengalami perdarahan dari jalan lahir. Darah tersebut berasal dari lepasnya plasenta dari dinding rahim. Darah akan dikeluarkan dan berangsur berkurang hingga menjadi lokia pada masa nifas. Kemungkinan perdarahan yang lain, saat melahirkan beberapa ibu melahirkan akan dilakukan episiotomi. Episiotomi adalah pengguntingan daerah perineum (antara vagina dan anus) yang bertujuan untuk memperlebar jalan lahir agar tidak terjadi robekan / ruptur perineum.

Kemungkinan kassa sebesar kepalan tangan yang baru dikeluarkan jam 7 pagi adalah jegul. Jegul berfungsi untuk menghentikan perdarahan. Pengeluaran kassa jegul bergantung pada kondisi masing-masing pasien. Dalam kondisi tertentu ada kalanya jegul tetap terpasang hingga beberapa jam untuk mengontrol perdarahan. Namun hal yang perlu diperhatikan adalah semua jegul dan kassa harus sudah dikeluarkan dari vagina pasien sebelum pasien pulang dari rumah sakit. 

Pada umumnya setelah melahirkan secara normal, ibu sudah bisa duduk, berdiri, dan berjalan beberapa jam setelah ibu cukup istirahat. Meskipun begitu, keadaan setiap ibu berbeda-beda. Apabila darah nifas berbau, masih terjadi perdarahan setelah 1 minggu, ibu mengalami demam, lemas, pusing, jantung berdetak cepat, dan keluhan tidak biasa lainnya sebaiknya segera dibawa ke dokter kandungan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Apabila tidak terjadi keluhan, disarankan agar melakukan kontrol jahitan dan kondisi rahim pada jadwal kontrol yang telah ditentukan (biasanya 4-7 hari setelah melahirkan) ke bidan yang membantu persalinan, atau bisa juga ke dokter kandungan.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Proses persalinan dapat menyebabkan perineum robek pada wanita

Tips Perawatan Perineum Usai Persalinan yang Penting untuk Ibu Baru

Perawatan perineum bertujuan memastikan kenyamanan dan kesehatan area kewanitaan Anda setelah persalinan. Apa saja yang harus Anda lakukan?