Apakah penyebab nyeri dada kiri pada anak ?

B Info Penanya: B, Pria, 33 Tahun
Selamat siang Doc,anak saya umur 5-6 tahun BB 27 kg kenapa tiba2 sekarang ada gejala sakit di dada kiri seperti tertekan dan detakan jantungnya cepat yg di rasakan baru 3 x padahal ananda tidak pernah ada riwayat penyakit tsb selama ini.terima kasih doc
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, B.

Menurut ikatan dokter anak Indonesia (IDAI), nyeri dada pada anak dapat dibedakan menjadi nyeri dada akibat kelainan jantung dan bukan karena kelainan jantung (non-kardiak). Ternyata pada anak, nyeri dada yang disebabkan oleh kelainan jantung hanya ditemukan pada kurang dari 5% kasus. Sementara, sebagian besar kasus nyeri dada pada anak disebabkan oleh kelainan non-kardiak/bukan jantung.

Kelainan bukan jantung (non-kardiak) menyebabkan 95 sampai 98% kasus nyeri dada pada anak, termasuk usia remaja. Apa saja itu? Masalah otot dan tulang (muskuloskeletal) pada dada atau dinding dada ternyata merupakan penyebab paling sering nyeri dada pada anak, misalnya kostokondritis, slipping rib syndrome, nyeri otot, atau nyeri karena trauma pada dada.

Kostokondritis merupakan peradangan yang terjadi di sambungan antara tulang iga dengan tulang dada yang mengandung jaringan tulang rawan. Nyeri umumnya bertambah dengan penekanan di daerah sambungan tulang tersebut,  gerakan pernapasan, atau tertawa. Kostokondritis biasanya terjadi beberapa hari setelah anak mengalami infeksi virus seperti flu atau setelah trauma minor. Namun, pada sebagian besar kasus tidak ada penyebab yang jelas. Meskipun tanpa pengobatan, nyeri dapat hilang dengan sendirinya dan jika sangat mengganggu anak dapat diberi antinyeri seperti parasetamol atau ibuprofen. 

Slipping rib syndrome memiliki karakteristik nyeri serupa dengan kostokondritis namun terletak di dada bagian bawah karena peradagan terjadi di iga 8 hingga 10. Nyeri otot dada biasanya berhubungan dengan aktivitas aktif anak dan remaja, atau kegiatan yang mengangkat beban. Biasanya pada nyeri otot dijumpai bersama dengan manifestasi kemerahan dan bengkak pada dinding dada. Nyeri dada akibat kelainan ringan pada tulang dan otot umumnya menghilang dengan istirahat dan memberian obat antinyeri.

Penyebab lain nyeri dada yang tidak berhubungan dengan kelainan jantung adalah kelainan paru, misalnya asma, infeksi paru dan saluran napas, atau peradangan selaput paru. Salah satu ciri khas nyeri dada terkait dengan gangguan paru/jalan napas adalah bertambahnya intensitas nyeri dengan gerakan pernapasan. Kelainan lain yang dapat menyebabkan nyeri dada adalah refluks gastroesofageal (aliran balik isi lambung ke dalam kerongkongan) atau radang lambung. Pada refluks, nyeri dada terasa di bagian tengah, terasa panas atau menusuk-nusuk, dan berhubungan dengan pola makan. Penyebab lain adalah kelainan psikogenik yaitu nyeri dada yang dicetuskan oleh rasa cemas.Untuk kelainan-kelainan tersebut, dengan mengatasi penyakit yang mendasari, maka nyeri dada akan menghilang.

Untuk memastikan penyebab dan diagnosis, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Sebaiknya periksakan anak anda ke dokter spesialis anak agar mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan anamnesa (tanya-jawab) lebih detail mengenai keluhan anda, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang sesuai indikasi.

 

Semoga bermanfaat 

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penyebab Penyakit Lupus pada Anak, Faktor Keluarga Salah Satunya

Lupus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan pada organ tubuh, kulit, dan sendi. Penyakit ini dapat menyerang anak dan orang dewasa, namun dengan akibat yang berbeda.