Apakah obat hipertensi bisa dihentikan bila sudah sembuh?

AN* Info Penanya: AN*
Apakah dgn mengkomsumsi obat hipertensi dgn jangka waktu lama sewaktu-waktu bisa di hentikan jika sdh g ada lg keluhan
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang AAS,

Hipertensi adalah tingginya tekanan darah pada seseorang yang bisa dipicu oleh banyak hal, dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti gagal jantung, gagal ginjal, stroke, dll.

Yang perlu diperhatikan adalah apakah tekanan darah Anda terkontrol ketika meminum obat? Bila tekanan darah Anda mencapai nilai normal ketika meminum obat berarti dosis yang Anda minum sudah sesuai dan Anda harus meminum obat tekanan darah seumur hidup namun tentunya perlu juga dipantau secara berkala berapa nilai tekanan darah Anda.

Bila ketika mengonsumsi obat penurun tekanan darah, tekanan darah Anda dibawah normal, maka dosis perlu disesuaikan dalam artian dosis dikurangi. Bila setelah dosis dikurangi tekanan darah Anda masih dibawah normal, maka Anda dapat menghentikan konsumsi obat namun perlu kontrol tekanan darah secara berkala, karena tekanan darah tinggi tidak selalu menimbulkan gejala seperti sakit kepala, pusing, leher kaku.

Banyak penderita hipertensi tidak merasakan keluhan apa-apa mendadak stroke atau serangan jantung dengan tekanan darah yang tinggi.

Yang harus Anda perhatikan adalah kontrol tekanan darah secara berkala dan kurangi asupan garam serta makanan berlemak dan berminyak serta lakukan konsultasi ke dokter bila muncul keluhan nyeri dada, kepala pusing berputar.

Salam sehat,

dr. Vina

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Biasanya, gejala sinus aritmia tidak nampak, namun bisa dideteksi dengan memegang denyut nadi dan menggunakan elektrokardiogram.

Sinus Aritmia, Kondisi yang Sebabkan Jantung Berdetak Tidak Teratur

Pernahkah Anda merasa jantung berdetak semakin cepat atau malah lambat? Bisa jadi, itu adalah kondisi sinus aritmia. Walau beberapa tipe sinus aritmia dianggap normal, kondisi medis ini bisa menjadi indikasi dari rusaknya jantung.