Apakah memakai pembersih kewanitaan berbahaya?

NN Info Penanya: NN, Pria, 19 Tahun
Keputihan berwarna kuning cair , bau dan gatal , setiap hari keluar apa itu berbahaya dokter?Saya sllu pakai pembersih wanita, dan jika keputihan itu keluar saya sllu usap pakai tisu, saya gk suka pakai pantylenerSaya mau periksa tapi takutt , mohon bantuanya dok terimakasih ...
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang, NN

 

Saya jelaskan ya, bahwa keputihan atau dalam bahasa medis disebut dengan fluor albus adalah kondisi dimana keluarnya cairan atau lendir dari vagina. Secara normal, vagina memang akan mengeluarkan lendir untuk mencegah infeksi bakteri dan jamur pada vagina, warna keputihan yang normal dialami adalah jernih sedikit keruh, tidak berbau, dan tidak menimbulkan gatal dan panas. Sedangkan yang tidak normal, dapat berwarna putih susu, keabuan, kuning kehijauan dan dapat berbau amis, terdapat buih, rasa gatal dan panas.

Keputihan yang tidak normal ini dapat disebabkan oleh :

1. Bakteriosis vaginalis : Keputihan berwarna putih keabuan dengan tekstur yang encer dan disertai dengan gatal pada selangkangan

2. Infeksi Jamur : Keputihan berwarna kuning keruh seperti warna keju, biasanya ada nyeri pada vagina, dan rasa seperti terbakar pada vagina, serta disertai dengan gatal

3.Trikomoniasis atau infeksi parasit : Gejala berupa keputihan berwarna kuning hingga kehijauan, berbuih, berbau busuk dan terdapat rasa terbakar pada vagina.

 

Untuk memastikan diagnosisnya saya sarankan anda ke dokter spesiali kulit dan kelamin ya, agar diperiksa secara langsung dan diberikan pengobatan yang sesuai.

 

Selama dirumah, dapat mengikuti saran saya dibawah ini untuk membantu meringankan gejala anda

-  Hindari penggunaan celana dan celana dalam yang terlalu ketat karena dapat menyebabkan kelembaban dan kuman penyebab keputihan berkembang biak

- Gunakan celana dalam berbahan katun agar dapat menyerap keringat

- Jaga kebersihan vagina anda dengan selalu membasuhnya dengan air mengalir setelah Buang Air Kecil  (BAK) dan Buang air besar (BAB). Ketika membersihkannya basuhlah dari depan ke belakang. Pastikan juga untuk mengeringkannya.

- Konsumsi air mineral minimal 2L perhari dan jangan menahan BAK

- Tidak menggunakan pembersih kewanitaan karena dapat ikut membunuh bakteri baik pada vagina. 

- Sebaiknya hindari pemakaian panty liner karena khawatir anda memiliki alergi terhadap bahan panty liner tersebut

Sebaiknya segera memeriksakan diri anda, terutama jika keluhan tidak membaik, demam, nyeri saat BAK, nyeri di perut bawah. Kemungkinan dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan meliputi pemeriksaan fisik dan penunjang berupa pemeriksaan pada cairan vagian atau dapat pula dilakukan pemeriksaan urin jika dibutuhkan. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan diagnosis pasti sehingga dokter dapat memberikan pengobatan yang tepat untuk anda.

 

Sebagai tambahan informasi, anda dapat membaca artikel kami mengenai keputihan

 

Semoga bermanfaat.

Salam Sehat

dr. Karlina Lestari

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kandidiasis vagina adalah infeksi jamur yang menyebabkan rasa gatal dan perih di daerah kewanitaan

Daerah Kewanitaan Gatal dan Perih karena Kandidiasis Vagina, Lakukan Langkah Ini!

Rasa gatal, dan perih di daerah kewanitaan dapat disebabkan oleh kandidiasis vagina. Kondisi ini merupakan suatu infeksi yang umum terjadi pada wanita. Jangan sampai Anda mengabaikannya.