Apakah kulit yang tertinggal sewaktu sunat berbahaya?

A Info Penanya: A, Pria, 19 Tahun
Dok saya mau tanya.. di penis saya kok masih ada kulit yg tertinggal waktu sunat ya? Ada kulit yang belum ikut kepotong.. apakah berbahaya dok? Kalau dibiarkan?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam.

Terimakasih atas pertanyaannya.

Saat proses sunat atau sirkumsisi, dilakukan pemotongan pada kulup secara melingkar untuk mencegah penumpukan kotoran diujung penis. Selain dilakukan atas tradisi ataupun perintah agama, proses sunat terbukti mengurangi kejadian infeksi pada penis.

Setelah proses sunat, terdapat beberapa yang mengalami kegagalan berupa tumbuhnya kulit kulup kembali ataupun penyembuhan yang tidak sempurna yang membuat kulit kulup tetap menempel. Pada kondisi sepertisini dapat mengakibatkan penumpukan kotoran kembali di sekitar kulup.  Sehingga jika dibutuhkan proses sunat ulang atau revisi dapat dilakukan. Namun dibutuhkan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter untuk menentukan apakah proses  sunat sudah sempurna maupun tidak. Serta penilaian ini juga dibutuhkan untuk menentukan dibutuhkannya proes sunat ulang.

Sekian informasi yang bisa saya sampaikan. 

Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Annissa Fadila

 

 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tidak hanya meningkatkan jumlah sperma, makanan-makanan ini dipercaya bisa menyehatkan sperma.

Cara Meningkatkan Sperma dengan Makanan, Apa Saja Rekomendasinya?

Selain meningkatkan jumlah sperma, 14 makanan ini menyehatkan dan mengembalikan kesuburan pria. Jika ingin segera memiliki momongan, ada baiknya Anda mencoba cara meningkatkan sperma, dengan mengonsumsi rekomendasi makanan ini.