19 Oct 2021, 12:31Kandungan

Apakah keputihan berlebih tanda hamil?

A
Info Penanya: A, Pria, 26 Tahun
Dok izin tanya, istri saya mulai menstruasi tanggal 3 oktober, lalu berhubungan kisaran tanggal 9 sampai 13 oktober, lalu tanggal 19 istri saya keluhannya ada keputihan berlebih dan katanya tidak berbau. Kira2 apakah istri saya hamil dok?
148 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Lizsa Oktavyanti
(0)
Selamat malam, AKeputihan adalah lendir yang diproduksi tubuh untuk melindungi organ intim dari bakteri, virus, hingga jamur, selain itu, lendir ini berfungsi untuk membantu sperma masuk kedalam mulut rahim. Setiap hari wanita dapat memproduksi hingga satu sendok teh keputihan atau lendir. Ada beberapa keadaan yang menyebabkan produksinya meningkat,pada keadaan:
  • Masa subur,
  • Kehamilan,
  • Menjelang menstruasi,
  • Infeksi jamur atau bakteri,
  • Kelelahan dan stres.
Bila keputihan tidak disertai dengan gatal dan perubahan warna, serta baerbau tidak sedap, maka anda jangan khawatir, ini merupakan hal yang normal. Untuk mengetahui apakah in tanda kehamilan, keputihan yang terjadi pada masa kehamilan, terjadi dengan disertai keterlambatan siklus menstruasi, dan gejala kehamilan lain, seperti mual, muntah terutama pagi hari, sensitif terhadap bau, dan hal lainnya. Mengingat tanggalnya, masih ada kemungkinan keputihan yang terjadi pada istri anda dikarenakana sedang dalam masa subur.Sebaiknya menunggu siklus menstruasi berikutnya, apabila ditemukan keterlambatan lebih dari 1 minggu, sebaiknya melakukan testpack untuk mendeteksi kehamilan. Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan bila keputihan berubah warna, berbau tidak sedap, dan menimbulkan gatal. Sementara itu, dirumah anda dapat melakukan beberapa hal untuk meringankan gejalanya, seperti :
  • Cukup tidur dan beristirahat,
  • Rutin berolahraga,
  • Perbanyak minum,
  • Menjaga kebersihan organ area intim dengan membersihkannya setiap sehabis BAK, BAB, dan setelah berhubungan intim,
  • Gunakan air mengalir dan sabun hipoalergenik, dengan membasuhnya dari depan ke belakang, kemudian keringkan,
  • Gunakan pakaian dalam yang menyerap keringat,
  • Mengganti pakaian dalam minimal 2 kali sehari,
  • Hindari penggunaan pakaian dalam dan celana yang terlalu ketrat.
Semoga membantu.Salam sehat,dr. LizsaBaca juga :Apakah keputihan susu termasuk keputihan abnormal?Keputihan berwarna putih susu 
kesehatan kandungankesehatan wanitatips kesehatankeputihan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil