27 Sep 2021, 13:49Kanker

Apakah kanker ovarium dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya?

F
Info Penanya: F, Wanita, 27 Tahun
Dokter, banyak sekali jenis kanker yang hampir semua mamatikan, termasuk kanker ovarium. Apa penyebab munculkan kanker ini? Bagaimana cara menghindarinya? Apakah kanker ovarium dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya?
125 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang, FTerima kasih atas pertanyaannya. Kanker ovarium adalah pertumbuhan sel abnormal yang ganas di ovarium (indung telur).  Kanker ovarium ini dapat menimbulkan gejala seperti nyeri panggul, perdarahan abnormal, penurunan berat badan drastis hingga gangguan saat berkemih.  

Penyebab kanker ovarium :

  • Memiliki riwayat kanker ovarium atau kanker payudara pada keluarga atau kerabat terdekat. 
  • Umumnya lebih banyak terjadi pada usia lebih dari 60 tahun. 
  • Kehamilan pada usia lebih dari 35 tahun atau belum pernah hamil sama sekali di usia lanjut. 
  • Terdiagnosa kanker payudara. 
  • Menjalani terapi pengganti hormon setelah periode menopause. 
  • Obesitas dikatakan meningkatkan risiko terjadinya kanker ovarium, terutama pada indeks masa tubuhnya melebihi 30. 
Terkait penyebaran, sel kanker itu sendiri memiliki kemampuan untuk menyebar ke organ lain jadi pada kanker ovarium stadium lanjut memang dapat menyebar ke organ reproduksi lain seperti saluran tuba, rahim hingga organ lain seperti hati serta jantung.  Sehingga  diperlukan penanganan segera dan rutin guna mencegah terjadinya penyebaran sel kanker ke bagian organ lain dan berisiko menimbulkan gangguan pada organ tersebut.

Cara menghindari kanker ovarium :

  • Menggunakan kontrasepsi hormonal jenis pil KB dalam beberapa tahun. 
  • Hamil dan menyusui. 
  • Jaga berat badan seimbang. 
  • Makan sehat bebas pengawet serta bebas kafein. 
  • Rutin melakukan skrining kanker.  
Untuk itu bila anda atau kerabat memiliki riwayat ataupun gejala mengarah ke kanker ovarium ada baiknya melakukan skrining awal guna memastikan apakah benar karena kanker atau faktor lain.  Jika dari hasil pemeriksaan fisik, tes darah memiliki riisiko ke arah kanker ovarium, maka dokter spesialis onkologi akan melanjutkan pada tindakan biopsi untuk memastikan jenis sel abnormal tersebut dan stadium dari kanker ovarium.  Semoga penjelasan ini bermanfaat. Salam sehat, dr. Farah
penyakit wanitapenyakit rahimkanker ovarium
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil