Apakah Kanker Darah termasuk Kondisi yang Melarang Seseorang untuk Donasi Organ Tubuhnya?

DN Info Penanya: DN, Pria, 2019 Tahun
selamat sore doktersaya mau bertanya,..apakah penderita kanker darah dapt mendonorkan organ tubuhnya (ginjal, mata dsb) .....?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, DN

Orang yang bersedia memberikan organ tubuhnya untuk orang lain sungguh sangat mulia. Karena para donor organ jumlahnya sangat terbatas, melebihi orang yang membutuhkan transplan organ. Kebanyakan donasi organ berasal dari orang yang sudah meninggal, sebagian kecil organ berasal dari orang yang sehat.

Siapa saja yang boleh mendonasikan organnya? Hampir semua orang, tidak ada batasan usia kecuali masih di bawah umur harus dengan persetujuan orangtua atau walinya. Donor organ yang sudah meninggal akan dinilai kondisinya secara medis apakah organnya bisa didonasikan. Beberapa kondisi yang tidak bisa menggunakan organnya adalah bila donor memiliki HIV, kanker aktif yang menyebar, atau infeksi berat.

Donor organ yang masih hidup tidak boleh memiliki kondisi serius seperti kanker, HIV, diabetes, penyakit ginjal atau penyakit jantung.

Jadi penderita kanker darah, tidak bisa mendonasikan organnya.

Apakah dengan mendonasikan organ, akan ada gangguan kesehatan di masa depan?

Tidak selalu. Ada beberapa organ yang bisa diberikan sebagian atau seluruhnya tanpa gangguan kesehatan jangka panjang. Seperti ginjal yang utuh, sebagian pankreas, usus, hati atau paru. Tubuh akan mengkompensasi organ yang hilang.  

Demikian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat untuk anda.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tanda-tanda kanker pada pria biasanya adalah hal yang diabaikan, seperti nyeri, sakit maag yang tak kunjung sembuh, dan sulit menelan

15 Gejala Kanker yang Tidak Boleh Diabaikan Pria

Kanker adalah penyakit mematikan yang butuh waktu lama untuk ditangani. Khusus untuk pria, gejala kanker pada pria dapat berupa sesuatu yang sering diabaikan, seperti nyeri pada tubuh, perubahan kulit dan kelenjar getah bening, sulit menelan, dan kehilangan berat badan.