Apakah berbahaya jika gerakan janin tidak kuat?

FE Info Penanya: FE, Pria, 27 Tahun
Malam dok. Apakah bahaya kalau gerakan janin tidak kuat dalam kehamilan?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang FE,

Gerakan janin normalnya mulai dirasakan ibu saat kehamilan memasuki usia kehamilan 25 minggu atau pada trimester kedua. Gerakan janin sendiri terutama pada trimester ketiga bisa menjadi pertanda adanya gangguan kehamilan. Tidak jarang ibu merasakan tendangan-tendangan kecil saat bayi bergerak. 

Gerakan janin yang lemah sendiri relatif berbeda dimana sensitivitas masih ibu dapat berbeda. Gerakan janin yang lemah sendiri tidak selalu menandakan adanya bahaya dimana gerak janin bisa dipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangan janin, letak janin di dalam kandungan, cairan ketuban, letak plasenta, ada tidaknya lilitan tali pusat dan beragam hal lain yang bisa berpengaruh pada gerakan janin.

Jika gerakan janin tidak kuat atau tidak terasa dapat dirangsang dengan ibu tidur ke arah kiri atau miring kiri, rangsang dengan menekan lembuh janin atau bisa dengan mengonsumsi makanan atau minum air dingin. Jika gerak janin lemah atau tetap tidak terasa maka perlu segera dilakukan pemeriksaan untuk memastikannya. Untuk itu penting dilakukan pemeriksaan kehamilan secara berkala untuk menilai kondisi kehamilan baik pada dokter spesialis kandungan ataupun bidan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P. 

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Kondisi tertentu membuat ibu hamil memerlukan tes NIPT untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin

Perlukah Ibu Hamil Melakukan Tes NIPT untuk Mengetahui Kelainan Kromosom Janin?

Non-invasive prenatal testing atau tes NIPT adalah pemeriksaan kehamilan yang digunakan untuk menunjukkan kelainan kromosom tertentu pada janin yang sedang berkembang. Tes ini dapat melihat kelainan kromosom pada janin.