Apakah bekas operasi hernia dapat robek kembali karena aktivitas (mengendarai motor) ?

SR Info Penanya: SR, Pria, 17 Tahun
Mau tanya dok saya hbis operasi hernia satu bulan yg lalu, kerjaan saya driver gojek dok, dpt satu bln saya langsung aktivitas gojek dok, pertanyaaan saya ada kemunkinan gk bekas operasi yg di dlm nya robek kebuka lgi, mslh nya hari2 ini terasa sakit dok,,???
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, SR.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Hernia yang dikenal juga dengan istilah turun berok, merupakan keadaan saat organ tubuh terdorong keluar melalui jaringan otot atau adanya kelemahan pada jaringan ikat disekitarnya. Umumnya hernia terjadi di daerah panggul dan dada. Penyebab dari hernia adalah kombinasi dari kelemahan otot dan ketegangan.

Serta terdapat beberapa faktor pemicu yang dapat menyebabkan hernia, antara lain :
  • Mengangkat barang berat 
  • Kehamilan
  • Mengejan berlebihan saat BAB karena konstipasi (sembelit)
  • Riwayat operasi pada daerah tertentu
  • Batuk kronik dan bersin terus menerus
  • Riwayat penyakit pribadi dan riwayat penyakit yang sama pada keluarga
  • Kelebihan berat badan (obesitas
  • Dan lain-lainnya

Mengenai pertanyaan Anda, kejadian robeknya jaringan pasca operasi hernia, atau kejadain kambuh kembali pada hernia dapat saja terjadi karena aktivitas pada masa pemulihan yang belum sempurna. Terutama apabila operasi yang dilakukan melalui metode bedah laparoskopi atau metode sayatan kecil. Setiap metode operasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dan salah satu kekurangan dari metode sayatan kecil ini adalah kemungkinan kekambuhannya yang lebih tinggi daripada metode operasi terbuka.

Untuk memastikan hal ini sebaiknya Anda memeriksakan kembali keadaan ini kepada dokter Spesialis Bedah Anda agar dapat segera dilakukan penanganan apabila hernia kambuh kembali.

Sementara sebelum berkonsultasi dengan dokter, sebaiknya Anda mengurangi aktivitas mengendari motor terlebih dahulu, menghindari mengangkat barang yang terlalu berat, jika terpaksa jangan menggunakan punggung sebagai tumpuan melainkan gunakanlah lutut sebagai tumpuan, hindari mengejan terlalu kencang saat buang air besar.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Biaya operasi Caesar dengan indikasi medis dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan

Biaya Operasi Caesar Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan, Ini Syaratnya

Seperti halnya operasi besar lain, ada beberapa risiko pada persalinan melalui prosedur Caesar. Selain risiko tersebut, mungkin yang juga Anda pertimbangkan adalah biaya operasi Caesar. Namun tenang saja, BPJS Kesehatan menanggung biaya persalinan melalui prosedur Caesar.