07 Dec 2020, 14:52Psikologi

Apa yang dimaksud verbal harrasment?

F
Info Penanya: F, Wanita, 26 Tahun
Dokter, saya wanita usia 23 tahun. Semalam saya memesan jasa pijat melalui aplikasi dan mendapatkan terapis pria. Pada saat itu, adik saya ada disana dan menyebutkan kalimat bercanda bahwa saya gendut. Si terapis pria tersebut lalu menjawab tiba-tiba kalau saya itu bohay, dok. Sejak saat itu saya jadi merasa insecure dan takut dengan laki-laki. Apa ini termasuk verbal harrasment?
211 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat malam, FTerima kasih atas pertanyaannya,Verbal harassment adalah pelecahan yang dilakukan melalui perkataan yang dilakukan terus menerus.  Pelecehan dapat berupa pelecehan terhadap fisik, psikis, ataupun yang berhubungan dengan seksual.  Pelecehan jenis ini dilakukan agar seseorang merasa tidak percaya diri, tidak berharga dan merasa buruk.

Apa saja bentuk verbal harassment :

  • Ejekan dengan sebutan negatif.
  • Candaan yang bernada negatif.
  • Merendahkan seseorang.
  • Kritik yang tidak membangun.
  • Godaan yang bersifat seksual.
Pelecehan yang terus menerus didapatkan seseorang bukan tidak mungkin mempengaruhi mental seseorang.  Rasa tidak percaya diri, rasa tidak memiliki apapun yang dibanggakan, merasa sangat buruk akan dirasakan korban pelecahan.  Hal ini akan semakin membuat emosi semakin negatif.  Lama kelamaan akan membuat korban mengalami depresi, post traumatic stress disorder, lebih parahnya lagi memiliki keinginan untuk bunuh diri.Terkait yang anda tanyakan, hal yang anda alami termasuk dalam verbal harassment karena membuat anda menjadi tidak percaya diri dan takut akan laki-laki.  Ketika hal ini menyebabkan terganggunya aktivitas dan hubungan anda dengan laki-laki maka ada baiknya berbicara lebih lanjut dengan psikiater atau dokter spesialis jiwa guna penanganan lanjutan. 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah rasa tidak percaya diri :

  • Selain berbicara dengan tenaga ahli, anda dapat berbicara dengan keluarga atau teman terdekat. 
  • Hindari menyimpan ketakutan anda sendiri karena akan berdampak buruk terhadap mental anda. 
  • Lakukan aktivitas yang membuat anda merasa positif dan ikut komunitas yang mendukung kesehatan mental.
  • Usahakan untuk memasukkan ke hati perkataan yang membuat anda merasa negatif.  Menerima kritik boleh namun menjadi motivitasi untuk lebih baik.
Semoga penjelasan ini bermanfaat. Salam sehat,dr. Farah
post traumatic stress disorder (PTSD)pelecehan sexualkekerasan
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil