Apa yang dilakukan untuk menangani seseorang yang pingsan?

YJ Info Penanya: YJ, Pria, 19 Tahun
Permisi dokter,,saya punya pertanyaan dok,,Apakah orang yang bener2 pingsan kalo digelitikin dia bereaksi kegelian?Terima kasih dokter
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, Y.

Pingsan atau bahasa medisnya "Sinkop" adalah hilangnya kesadaran sementara secara tiba-tiba karena kurangnya pasokan oksigen ke otak. Mekanisme terjadinya pingsan biasanya diawali dengan berkurangnya jumlah darah yang menuju jantung akibat menumpuknya darah di pembuluh darah vena bagian bawah karena gravitasi. Hal ini mengakibatkan tekanan darah akan menurun. Kemudian jantung menjadi gagal memompa darah sehingga aliran darah yang berada di otak berkurang sehingga pasokan oksigen juga berkurang. Kondisi ini dapat diperparah jika otak kekurangan glukosa atau zat gula sehingga tubuh akan terasa lemas dan pingsan. Pingsan juga dapat terjadi karena kondisi emosional seseorang yang tak terkontrol terkait dengan lemahnya fungsi saraf otak yang mengontrol emosi.

Sebelum pingsan, seseorang akan mengalami pusing, mual, rasa seperti berputar, dan keringat dingin. Kemudian pandangan menjadi kabur dan pendengaran menjadi seperti bising. Kesadaran seseorang yang mengalami pingsan umumnya akan kembali setelah beberapa detik. Jika seorang yang pingsan tidak sadar kembali lebih dari dua menit, maka harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Seseorang yang pingsan biasanya tidak akan merasakan apa-apa terhadap rangsangan yang ringan seperti gelitik, sentuhan, atau semacamnya. Ketika sudah sadar, biasanya ia merasa kebingungan dan tidak dapat mengingat kejadian sebelumnya. 

Penyebab pingsan yang paling umum, yaitu:

  1. Malfungsi sementara pada sistem otonom. Ini merupakan penyebab pingsan yang paling umum terjadi. Hal ini terjadi dapat dipicu oleh stres, rasa sakit yang terjadi tiba-tiba, berdiri terlalu lama, dan sebagainya.
  2. Perubahan tekanan darah. Hal ini umum terjadi pada orang tua yang menderita penyakit tertentu, seperti diabetes. 
  3. Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.
  4. Anemia. Kurangnya sel darah merah dapat menyebabkan pasokan oksigen ke otak berkurang sehingga terjadi pingsan.
  5. Syok. Biasanya ditandai dengan tekanan darah yang sangat rendah. Dapat disebabkan oleh perdarahan yang banyak atau reaksi alergi dan infeksi.
  6. Gangguan jantung.

Ketika mendapatkan seseorang pingsan, maka hal-hal yang perlu dilakukan, antara lain:

  1. Posisikan pasien telentang dengan posisi kaki lebih tinggi dari badan.
  2. Longgarkan pakaiannya.
  3. Pastikan saluran napasnya bebas dari benda asing atau gangguan.
  4. Coba bangunkan dengan menepuk sembari memanggil atau mengguncang tubuhnya.
  5. Jika pasien pingsan lebih dari dua menit, segera hubungi atau bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Jika penderita sudah sadar, Berikan minuman manis berupa air gula, teh manis, atau jus buah. Jangan biarkan penderita terlalu cepat berdiri. Anda dapat posisikan penderita dengan duduk dan menempatkan kepalanya di antara kedua lutut yang ditekuk. Biarkan ia beristirahat kurang lebih selama dua puluh menit untuk memulihkan tubuhnya dan dampingi ia hingga benar-benar pulih.

Kondisi pingsan yang terlalu sering dapat merupakan indikasi penyakit serius. Oleh karena itu, jika terjadi pingsan lebih dari sekali dalam satu bulan, maka sebaiknya konsultasikan ke Dokter Anda untuk mencari penyebabnya. 

Semoga bermanfaat.

Salam Sehat.

 

dr. Riani AZ

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tekanan darah rendah, dehidrasi, kejang, dan penyakit jantung dapat menjadi penyebab pingsan

Apa Penyebab Pingsan? Ketahui Berdasarkan Tipenya

Pingsan bisa disebabkan oleh tekanan darah rendah, dehidrasi, kejang, dan penyakit jantung. Langkah pertolongan pertama saat melihat orang pingsan adalah cek pernapasannya.