Apa saya harus konsultasi ke psikiater?

A Info Penanya: A
dok, sy srng merasa sedih & tertekan tp tdk tau alasannya, cpt bosan, gmpng marah. merasa sdh tdk pny tujuan hdp bhkn kuliah sy hancur, srng bolos krn tdk berani msk. konsentrasi berkurang, lbh srng bingung2. sy hny d rmh bermalas2an bhkn sgt mls & jrg memperhatikan kebersihan. sy beralih k game spy bisa lupa dg semuanya. tdr lama, hilang selera mkn. wkt smp-sma sy suka melukai diri sendiri saat emosi. skrg sdh bisa tahan tp ttp berpikiran utk bunuh diri. sdh prnh cerita tp gk cocok dg sarannya.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi A,

Berbagai keluhan yang Anda rasakan memang mengacu ke depresi yang cukup berat karena sudah sering terpikir untuk bunuh diri. Hal ini bisa terjadi akibat adanya beban hidup yang berat, biasanya masalah yang datang bertubi-tubi dan tidak ada penyelesaiannya.

Ciri-ciri seseorang yang depresi adalah :

  1. Sering merasa sedih, merasa dirinya tidak berguna.
  2. Hilang napsu makan, namun ada juga yang napsu makannya semakin meningkat sebagai pelampiasan saja.
  3. Mudah lelah dan mengantuk, namun ada juga yang jadi gangguan tidur/ susah tidur atau merasa tidak mengantuk meski tidak tidur.
  4. Susah konsentrasi.
  5. Hilangnya ketertarikan terhadap sesuatu yang dulunya menyenangkan.
  6. Sering menyakiti diri sendiri
  7. Sering muncul pikiran bunuh diri.

Sementara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi keluhan yang Anda rasakan adalah :

  1. Cari aktivitas baru yang menyenangkan.
  2. Cari kesibukan dengan teman-teman baru.
  3. Coba pelihara hewan peliharaan.
  4. Usahakan makan secara teratur.
  5. Selalu berpikir positif.
  6. Coba berbagi cerita dengan orang yang Anda percayai.

Namun sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan ke psikiater agar segera ditangani dengan tepat. Semakin cepat ditangani akan semakin baik hasilnya.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu efek setelah keguguran yang bisa dialami oleh pihak wanita adalah peningkatan rasa sedih yang dapat memicu depresi

Setelah Keguguran: Efek dan Cara Mengatasi Keguguran

Efek setelah keguguran tidak hanya meliputi fisik saja, tetapi juga mental. Setelah keguguran, orangtua bisa mengalami berbagai emosi negatif, seperti kemarahan, rasa duka, dan sebagainya. Cara mengatasi keguguran bisa dilakukan dengan menghadapinya sebagai pasangan dan mencari dukungan dari orang-orang sekitar.