Apa sajakah penyebab muntah pada bayi?

K Info Penanya: K, Wanita, 27 Tahun
Dok anak saya masih gumoh malah muntah. Umurnya9 bln gpp dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Pagi, K.

Gumoh termasuk ke dalam muntah, yaitu keluarnya cairan susu yang biasanya diiringi dengan sendawa dan terjadi pada bayi umur nol sampai lima bulan. Penyebabnya adalah masih kecilnya lambung bayi dan masih lemahnya otot-otot di bawah kerongkongan bayi. Gumoh jarang terjadi pada bayi berumur tujuh sampai dua belas bulan dikarenakan otot di bawah kerongkongan bayi sudah mulai matang. Namun pada beberapa kasus, Gumoh dengan bentuk yang ringan dapat terjadi. Gumoh termasuk normal jika:

1. Pertumbuhan dan perkembangan bayi baik

2. Bayi masih nyaman dan tidak rewel

3. Tidak ada gangguan sistem pernapasan

Muntah atau gumoh dapat diatasi dengan beberapa hal berikut ini:

1. Mencegah dehidrasi. Beri asupan cairan dapat berupa susu atau minuman manis jika anak sudah lebih dari satu tahun.

2. Hindari pemberian makanan padat hingga enam jam setelah muntah.

3. Setelah menyusu, posisikan bayi secara vertikal. Jika bayi sudah dapat duduk, maka pastikan makan atau minum dalam posisi duduk.

4. Hindari mengajak anak terlalu aktif bermain setelah menyusu atau makan.

Muntah pada anak dapat terjadi dikarenakan oleh:

  • Mabuk perjalanan
  • Terlalu kenyang
  • Terlalu banyak menangis
  • Batuk, flu
  • Tumbuh gigi
  • Keracunan makanan
  • Masalah pencernaan
  • Infeksi telinga

Muntah pada bayi dapat bersifat normal dan akan membaik dalam enam sampai dua puluh empat jam. Beberapa kondisi muntah atau gumoh yang perlu diwaspadai adalah:

1. Adanya tanda-tanda dehidrasi : mata cekung, bibir kering, lemas, kencing tidak sebanyak biasanya,

2. Gumoh lebih dari dua sendok makan

3. Bayi rewel dan menangis terus

4. Tidak mau menyusu atau makan

5. Muntah atau gumoh berwarna kuning kehijauan atau diseratai darah

6. Muntah secara hebat dan terus-menerus lebih dari 12 jam

7. diiringi mata dan kulit menjadi kuning

8. Terlihat seperti kesakitan.

9. Disertai gejala lain seperti diare

Jika muncul salah satu tanda di atas pada bayi Anda, maka segera menemui Dokter Spesialis Anak Anda untuk penanganan lebih lanjut.

Semoga lekas membaik.

Salam Sehat.

 

dr. Riani AZ

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Satu isapan rokok mengandung sebanyak 70% tar yang dapat mengendap di paru-paru.

3 Zat Beracun dalam Rokok Ini Bisa Ancam Nyawa

Zat beracun dalam rokok yang dikenal paling berbahaya,yaitu nikotin, tar, karbon monoksida. Selain itu, zat berbahaya lainnya yaitu, arsen, amonia, aseton,dsb.