Apa saja penyebab turunnya kadar hemoglobin dalam darah?

A Info Penanya: A, Pria, 19 Tahun
Dok saya mau tanya suami saya HB nya turun di sertai demam dan setelah kedokter di kasih obat demam nya sudah tidak ada dan merasa enak apa harus di periksakan kembali atau tidak?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang, A.

Hemoglobin merupakan protein yang mengandung zat besi di dalam sel darah merah yang berfungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Untuk mengetahui kadar hemoglobin dalam tubuh dapat dilakukan pemeriksaan darah. Pada Pria, kadar hemoglobin normalnya yaitu 13 sampai 17 g/dl. Sedangkan pada wanita, kadar hemoglobin normal adalah 12 sampai 15 g/dl. Hemoglobin yang rendah biasanya merupakan tanda-tanda anemia. Untuk itu, diperlukan pemeriksaan lain seperti morfologi darah tepi, retikulosit, serum besi, Total Iron Binding Capacity (TIBC). Beberapa kondisi yang menggambarkan kadar hemoglobin rendah, antara lain:

  1. Kekurangan nutrisi dan vitamin. Kurangnya konsumsi makanan yang mengandung zat besi, asam folat, dan vitamin B12 dapat menurunkan kadar hemoglobin dalam darah. Bila disebabkan oleh kekurangan zat besi, maka disebut anemia defisiensi besi.
  2. Perdarahan yang banyak, misal pada wanita yang menstruasinya terlalu banyak, sering mimisan, kecelakaan, wasir dengan perdarahan yang banyak atau operasi.
  3. Kehamilan.
  4. Anemia aplastik. Penyakit ini dikarenakan adanya kegagalan sumsum tulang untuk memproduksi darah. 
  5. Kanker. Segala jenis kanker dapat menyebabkan kadar hemoglobin menjadi rendah.
  6. Leukimia. Suatu kondisi dimana pertumbuhan sel darah putih yang abnormal atau berlebihan atau biasa disebut kanker darah putih.
  7. Penyakit ginjal.
  8. Keracunan timbal.
  9. Penggunaan obat-obatan kemoterapi.

Gejala yang biasanya muncul pada kadar hemoglobin rendah adalah:

  • pucat
  • gampang lelah atau lemas
  • sering sakit kepala
  • sesak napas
  • detak jantung tidak teratur
  • kurang konsentrasi
  • mual
  • pada beberapa kasus berat dapat terjadi penurunan kesadaran.

Untuk meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah, Anda dapat melakukan hal ini:

  1. Mengonsumsi makanan kaya zat besi disertai dengan makanan yang mengandung vitamin C. Vitamin C akan meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Makanan yang mengandung zat besi antara lain daging merah, kuning telur, ikan, hati ayam, sayuran hijau (brokoli, bayam), dan kacang-kacangan. Sedangkan untuk mendapatkan vitamin C dapat mengonsumsi jeruk, lemon, pepaya, kiwi, dan sebagainya.
  2. Mengonsumsi suplemen zat besi. Mengonsumsi suplemen ini harus disertai dengan suplemen vitamin c untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Efek samping yang ditimbulkan dari suplemen zat besi, yaitu: mual, feses warna hitam, nyeri perut, dan sembelit.
  3. Mengonsumsi suplemen vitamin c, vitamin B12, vitamin b6, dan asam folat.

Bila kadar hemoglobin terlalu rendah maka dapat mengindikasikan adanya penyakit serius, dan biasanya Dokter akan menyarankan untuk terapi lain, seperti transfusi darah. Apabila gejala yang disebabkan oleh hemoglobin rendah tidak kunjung membaik setelah mengonsumsi makanan kaya zat besi, dan adanya gejala-gejala seperti kelelahan kronis, keadaan kulit sangat pucat, sesak napas, jantung sering berdebar kencang, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam untuk mengetahui penyebab rendahnya hemoglobin Anda dan mendapatkan terapi yang tepat.

Semoga lekas membaik.

Salam Sehat.

 

dr. Riani AZ

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Lansia rentan mengalami malnutrisi karena berbagai faktor, di antaranya kesulitan bergerak dan rusaknya gigi

Lansia yang Malnutrisi Berisiko Menderita Berbagai Penyakit

Malnutrisi adalah kondisi yang sering terjadi pada lansia. Penyebab malnutrisi pada lansia bisa beragam mulai dari faktor pola makan hingga gangguan psikologis. Kondisi ini juga bisa menjadi penyebab berbagai penyakti pada lansia, termasuk anemia.