TANYA DOKTER

Apa saja penyebab migrain ?

Team SehatQ

Dijawab oleh: Tim Dokter Sehatq

Dijawab oleh: Tim Dokter Sehatq

Selamat pagi, EB.

Menurut International Headache Society, migrain adalah nyeri kepala dengan serangan nyeri yang berlangsung 4-72 jam. Nyeri biasanya unilateral, sifatnya berdenyut, intensitas nyerinya sedang sampai berat dan diperberat oleh aktivitas, dan dapat disertai mual, muntah, fotofobia dan fonofobia.

Sampai saat ini belum diketahui dengan pasti faktor penyebab migren, diduga sebagai gangguan neurobiologis, perubahan sensitivitas sistem saraf dan aktivasi sistem trigeminal vaskular, sehingga migren termasuk dalam nyeri kepala primer.

Diketahui ada beberapa faktor resiko timbulnya serangan migrain yaitu :

1. Perubahan hormonal
    Beberapa wanita yang menderita migrain merasakan frekuensi serangan akan meningkat saat menstruasi. Bahkan ada diantaranya yang hanya merasakan serangan migren saat menstruasi. Istilah ‘menstrual migraine’ sering digunakan untuk menyebut migren yang terjadi pada wanita saat
dua hari sebelum menstruasi dan sehari setelahnya. Ini terjadi disebabkan penurunan kadar estrogen.
2. Kafein
    Kafein terkandung dalam banyak produk makanan seperti minuman ringan, teh, cokelat, dan kopi. Kafein dalam jumlah yang sedikit akan meningkatkan kewaspadaan dan tenaga, namun bila diminum dalam dosis yang tinggi akan menyebabkan gangguan tidur, lekas marah, cemas dan sakit kepala.
3. Puasa dan terlambat makan
    Puasa dapat mencetuskan terjadinya migren oleh karena saat puasa terjadi pelepasan hormone yang berhubungan dengan stres dan penurunan kadar gula darah.
4. Ketegangan jiwa (stres) baik emosional maupun fisik atau setelah istirahat dari ketegangan.
5. Cahaya kilat atau berkelip
    Cahaya yang terlalu terang dan intensitas perangsangan visual yang terlalu tinggi akan menyebabkan sakit kepala pada manusia normal. Mekanisme ini juga berlaku untuk penderita migren yang memiliki kepekaan cahaya yang lebih tinggi daripada manusia normal.
6. Makanan
    Penyedap makanan atau MSG dilaporkan dapat menyebabkan sakit kepala, kemerahan pada wajah, berkeringat dan berdebar-debar jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar pada saat perut kosong. Fenomena ini disebut ‘Chinese Restaurant Syndrome’. Aspartam atau pemanis buatan pada minuman diet dan makanan ringan, dapat menjadi pencetus migren bila dimakan dalam jumlah besar dan jangka waktu yang lama.
7. Banyak tidur atau kurang tidur
    Gangguan mekanisme tidur seperti tidur terlalu lama, kurang tidur, sering terjaga tengah malam, sangat erat hubungannya dengan migren dan sakit kepala tegang, sehingga perbaikan dari mekanisme tidur ini akan membantu mengurangi frekuensi timbulnya migren.
8. Faktor herediter
9. Faktor kepribadian
10. Faktor cuaca
    Polusi udara, temperatur, suhu ruang yang tidak stabil dipercaya mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap insidensi terjadinya migren.

Untuk mengurangi keluhan anda, beberapa tips yang bisa anda lakukan :
-Istirahat yang cukup 6-7 jam pada malam hari
-Hindari atau kelola stress
-Jangan mengkonsumsi kopi secara berlebihan
-Makan tepat waktu
-Konsumsi makanan sehat
-Latihan relaksasi otot
-minum obat penghilang nyeri kepala seperti paracetamol.

Jika keluhan menetap, sebaiknya konsultasi dengan dokter spesialis saraf agar diperiksa lebih lanjut.

Lebih lanjut tentang migrain, dapat anda simak pada artikel berikut.

Semoga bermanfaat

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

0 Komentar

Diskusi Pengalaman Anda

Kirim
Back to Top