TANYA DOKTER

Apa saja penyebab benjolan pada payudara ?

Team SehatQ

Dijawab oleh: Tim Dokter Sehatq

Selamat malam, LJ.

Perlu diketahui bahwa kebanyakan benjolan pada payudara bersifat jinak. Namun lebih baik ke dokter jika menemukan benjolan pada payudara anda.

Berikut beberapa penyebab benjolan pada payudara :
1. Lesi akibat infeksi payudara
- Mastitis, merupakan kondisi radang akut yang nyeri, biasanya terjadi pada minggu pertama setelah persalinan dengan Staphylococcus aureus sebagai penyebab terbanyak.
- Ektasia duktus mammae, merupakan proses pelebaran sistem duktus sampai percabangan duktulus yang disertai fibrosis periduktal dan reaksi radang mononukleus. Etiologinya tidak diketahui, namun wanita yang mengalami penyakit ini biasanya pernah melahirkan. Fibrosis disekitar mammae menyebabkan retraksi papila dan dapat pula teraba benjolan keras. Meskipun demikian hal tidak berhubungan dengan proses keganasan tetapi merupakan kelainan radang.
- Nekrosis Lemak, penyebab kelainan ini diduga akibat trauma walaupun terkadang riwayat trauma sering disangkal penderita. Kelainan ini lebih sering ditemui pada wanita obesitas dan setelah menopause, dimana mammae secara proporsional membesar akibat banyaknya jaringan lemak berupa benjolan berbatas tegas dan secara klinis mirip karsinoma.

2. Kelainan akibat ketidakseimbangan hormon
- Penyakit fibrokistik, kelainan ini paling sering ditemukan, bersifat jinak dan non–neoplastik tetapi memiliki hubungan dengan meningkatnya resiko terjadinya keganasan. Fibrokistik payudara ditandai dengan rasa nyeri dan benjolan yang ukurannya berubah–ubah. Benjolan ini membesar sebelum periode menstruasi serta mengeluarkan cairan puting yang tidak normal. 

3. Neoplasma Jinak
Neoplasma merupakan sel tubuh yang mengalami transformasi dan tumbuh secara autonom, lepas dari kendali pertumbuhan sel normal sehingga bentuk dan struktur sel ini berbeda dengan sel normal. 
- Fibroadenoma Mammae (FAM), merupakan tumor jinak yang paling banyak ditemukan
- Papiloma Duktus, lebih jarang ditemukan dibandingkan fibroadenoma dan lesi ini banyak ditemukan pada wanita usia pertengahan. 
- Tumor filoides, secara mikroskopik memiliki pola pertumbuhan seperti FAM tipe intrakanalikuler dengan stroma yang sangat seluler, tumbuh cepat, dapat disertai pembentukan radang pada kulit akibat desakan, sehingga menimbulkan nekrosis iskemik pada kulit. 

4. Neoplasma Ganas
Neoplasma ganas parenkim payudara terdiri atas dua golongan, yaitu karsinoma duktal yang berasal dari sistem duktus dan karsinoma lobular yang berasal dari asinus kelenjar payudara. Gejala dari  neoplasma ganas yaitu terdapat benjolan yang keras dan tidak nyeri pada payudara. Benjolan itu awalnya kecil, semakin lama akan semakin besar, lalu melekat pada kulit serta menimbulkan perubahan pada kulit payudara dan puting susu. Kulit dan puting susu menjadi retraksi, bewarna merah muda atau kecoklatan sampai menjadi edema hingga kulit kelihatan seperti kulit jeruk yang mengkerut. Lesi ini semakin lama akan semakin membesar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara, sering berbau busuk, dan mudah berdarah. 

Untuk menegakan diagnosis dan penyebab dari keluhan yang anda alami sebaiknya ke dokter spesialis bedah agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sehingga terapi yang di berikan sesuai dengan etiologi yang mendasarinya.

Beberapa tips yang bisa anda lakukan :
- Istirahat yang cukup dengan tidur malam hari 6-8 jam
- Terapkan pola hidup sehat seperti olahraga yang teratur, konsumsi makanan yang sehat, perbanyak makan buah-buahan, jangan merokok dan minum alkohol.
- Jika nyeri, minum obat penghilang nyeri seperti paracetamol

 

Semoga bermanfaat

Salam sehat

dr. Supiah S.D Sangadji

0 Komentar

Diskusi Pengalaman Anda

Kirim
Back to Top